Pengertian Firewall Adalah Definisi Arti Manfaat Fungsi, Cara Kerja dan Contoh Macam Jenis

Jika komputer yang dimiliki sudah menjalankan sistem operasi yang modern, maka akan terdapat satu firewall yang terpasang pada komputer tersebu. Selain itu, ada kemungkinan sistem keamanan sudah dilengkapi dengan firewall. Supaya bisa lebih jelas, berikut akan kami jabarkan tentang pengertian firewall lengkap dengan manfaat, cara kerja dan informasi penting lainnya.

A. Pengertian Firewall

Definisi atau pengertian Firewall adalah sistem keamanan jaringan komputer yang berguna untuk melindungi komputer dari banyak serangan komputer luar. Firewall akan memonitor serta mengontrol seluruh lalulintas jaringan masuk dan keluar yang dilakukan pengguna berdasarkan aturan keamanan yang sudah ditentukan.

Sedangkan jika secara umum, firewall komputer bisa diartikan sebagai sebuah program perangkat lunak untuk mencegah akses yang tidak sah ke atau berasal dari jaringan pribadi. Bisa dikatakan, firewall merupakan alat yang bisa dipakai untuk meningkatkan keamanan komputer yang sedang terhubung dengan jaringan seperti internet atau LAN.

Firewall sendiri adalah bagian integral kerangka kerja keamanan komprehensif pada jaringan yang digunakan pengguna. Firewall nantinya bisa menjamin keamanan lewat aktivasi kontrol granular jenis fungsi. Firewall juga akan meneruskan proses sistem yang mempunyai akses menuju sumber daya jaringan.

Banyak orang yang beranggapan jika firewall merupakan perangkat yang diinstall di jaringan. Akan tetapi, sebenarnya juga bisa mempunyai firewall berbasis host yang bisa dijalankan di sistem seperti contohnya IFC [Internet Connection Firewall]. Fungsi keduanya sebenarnya sama yakni untuk menghentikan intrusi serta menyediakan metode kebijakan kontrol akses kuat.

B. Manfaat Firewall

Firewall adalah penghalang untuk melindungi tablet, PC atau ponsel dari bahaya malware berbasis data di internet yang juga memiliki beberapa manfat, seperti:

1. Melindungi Komputer Akses Jarak Jauh Tidak Sah

Salah satu hal terburuk yang bisa terjadi pada komputer adalah ketika seseorang hendak mengambil kendali jarak jauh seperti melihat mouse yang bergerak di monitor akibat ulah hacker. Dengan adanya firewall yang berkonfigurasi secara benar, maka nantinya bisa menonaktifkan akses desktop jarak jauh untuk mencegah hilangnya data komputer oleh hacker.

2. Memblokir Pesan

Pada internet terdapat banyak kode buruk yang menunggu PC yang kebetulan tidak terlindungi. Dengan adanya firewall, maka pesan yang menautkan ke konten yang tidak dikehendaki bisa dihindari.

3. Gaming Online Dengan Aman

Dengan adanya firewall, maka bisa melakukan gaming online secara lebih aman. Nantinya, usaha para hacker untuk memakai malware sehingga bisa masuk ke sistem bisa diblokir dan sistem akan aman dari serangan hacker.

4. Mencatat Seluruh Transaksi

Manfaat dari firewall yang lain adalah untuk mencatat seluruh transaksi yang berasal dari semua peristiwa yang terjadi pada firewall.

5. Mengontrol dan Mengawasi Semua Paket Data

Firewall juga berfungsi untuk mengontrol sekaligus mengawasi semua paket data yang sedang mengalir di jaringan. Selain itu, firewall juga dapat mengontrol, mengatur dan juga melakukan filter pada lalu lintas data yang sudah diizinkan supaya bisa mengakses jaringan privat yang telah terlindungi firewall.

C. Cara Kerja Firewall

Pada saat komputer anda terlindungi dengan firewall, maka semua yang masuk serta keluar dari komputer akan selalu dimonitor. Firewall akan membantu seluruh pergerakan informasi sehingga data yang bagus bisa masuk dan data yang tidak bagus bisa diblokir supaya tidak masuk ke komputer anda.

Berikut adalah tiga cara firewall bekerja dalam mengatur masuk dan keluarnya lalu lintas dari jaringan:

  1. Penyaringan paket: Paket atau potongan kecil data akan dianalisis di satu set filter. Paket yang sudah lolos lewat filter akan dikirim ke sistem yang diminta dan paket lain akan dibuang.
  2. Layanan proxy: Informasi yang berasal dari internet akan diambil firewall lalu dikirim ke sistem yang diminta begitu juga sebaliknya.
  3. Inspeksi stateful: Ini merupakan metode lebih baru yang tidak akan memeriksa konten di setiap paket namun akan membandingkan beberapa bagian kunci tertentu di paket dengan database informasi yang bisa dipercaya. Informasi dari firewall yang keluar akan dimonitor agar bisa menentukan karakteristik spesifik. Jika dalam perbandingan ditemukan kecocokkan yang masuk akal, maka informasi akan diizinkan untuk masuk serta akan dibuang jika memang tidak ditemukan kecocokkan.

D. Macam Jenis Firewall

Untuk jenis dari firewall sendiri terdiri dari dua jenis yakni personal firewall dan juga network firewall:

1. Personal Firewall

Personal firewall dibuat untuk melindungi komputer yang sedang tersambung ke jaringan dari akses yang tak diizinkan. Untuk sekarang, jenis firewall ini sudah berevolusi menjadi sekumpulan program yang berguna untuk mengamankan komputer secara menyeluruh.

Caranya adalah dengan menambah beberapa fitur pengaman seperti perangkat proteksi serangan virus, anti spam, anti spyware serta mendeteksi gangguan dari keamanan jaringan.

2. Network Firewall

Network firewall berfungsi untuk melindungi jaringan dengan menyeluruh dari semua serangan. Network firewall sendiri memiliki beberapa fitur utama yakni Packet filter firewall dan juga stateful firewall, Circuit Level Gateway, NAT Firewall dan juga Application Level Gateway.

Biasanya, firewall memiliki sifat yang transparan dari pengguna serta menggunakan teknologi routing dalam menentukan paket mana saja yang diizinkan dan paket mana yang akan ditolak.





Terimakasih sudah mengunjungi situs kami. Jika terdapat kesalahan penulisan pada artikel atau link rusak, menampilkan iklan tidak pantas dan masalah lainnya, mohon laporkan kepada Admin Web (Pastikan memberitahukan link Artikel yang dimaksud). Atau bagi anda yang ingin memberikan kritik dan saran silahkan kirimkan pesan melalui kontak form di halaman Contact Us.