Bioma Stepa Adalah Definisi Arti, Contoh, Gambar, Pengertian, Ciri, Iklim, Macam Jenis, Flora dan Fauna

Bioma adalah suatu ekosistem yang ada di wilayah luas dengan flora dan fauna khas. Banyak yang mengatakan bioma merupakan bagian ekosistem yang terbentuk dari perbedaan letak geografis dan letak astronomis. Secara menyeluruh bioma terdiri dari produsen, konsumen, dan pengurai dekomposer. Berikut ini ulasan mengenai Bioma Stepa mulai dari pengertian, komponen penyusun,ciri-ciri, fakta, dan jenis-jenisnya.

A. Apa itu Bioma Stepa?

Secara tata bahasa stepa adalah kata bahasa inggris ‘steppe’ yang berarti padang rumput. Jadi, Bioma Stepa dimaksud dataran berupa padang rumput yang membentang dari wilayah hingga wilayah subtropis dengan curah hujan sedikit. Stepa dapat berbentuk semi-gurun yang ditutupi rumput dan semak tergantung musim dan garis lintang.

Disamping itu, bioma ini juga dipengaruhi musim dan garis lintang. Ada beberapa tempat Bioma Stepa di Indonesia, yakni tersebar di Nusa Tenggara dan Pulau Timor. Pendudut yang hidup di sana biasanya memanfaatkan wilayah stepa sebagai perternakan.

B. Komponen Penyusun Bioma Stepa

Sama halnya dengan ekosistem, faktanya Bioma Stepa tersusun dari komponen berikut ini :

1. Organisme Autotrof

Umumnya dikenal sebagai organisme yang membuat makanan sendiri. Adapun pembuatan makanan dapat terjadi dengan bantuan cahaya matahari, air dan udara sekitar. Contoh organisme autotrof yakni rumput.

2. Organisme Heterotof

Merupakan organisme yang tidak dapat makanan sendiri. Jadi, makanan diperoleh dari makhluk hidup lainnya. Misalnya hewan pemakan rumput.

3. Komponen Abiotik

Dikatakan sebagai komponen tidak hidup. Contohnya air, tanah, udara, batuan, udara dan sinar matahari.

4. Pengurai (Dekomposer)

Pengurai lebih dikenal dengan organisme yang melakukan penguraian terhadap bahan organik yang sudah mati.

C. Ciri Ciri Bioma Stepa

Ada beberapa ciri khas yang menandakan suatu wilayah merupakan Bioma Stepa, yakni:

  1. Memiliki curah hujan tidak teratur sekitar 250-500 mm/tahun. Sehingga, sering disebut padang rumput beriklim sedang.
  2. Ketika musim panas tiba suhu udaranya sekitar 19º C – 30º C. Sedangkan, saat musim dingin suhu udaranya sekitar 12º C – 20º C.
  3. Biasanya suhu udara pada siang hari 45º C dan saat malam tiba berubah menjadi 0º C.
  4. Tingkat Memiliki kelembaban udara tergolong sangat rendah.
  5. Terjadinya evaporasi atau penguapan yang lebih tinggi dan cepat dibandingkan dari prepitiasi atau hujan.
  6. Hamparan tanah berupa lahan tandus yang umumnya tidak dapat menyimpan air karena tingkat porositas tanah rendah.
  7. Beberapa jenis rumput dapat tumbuh hingga ketinggian 3,5 m. Alhasil, pertumbuhan vegetasi rumput menjadi luas.
  8. Ditemukan pepohon khas seperti Akasia yang persebarannya di wilayah Afrika, Australia, Ardentina, Amerika Selatan, dan Amerika Serikat bagian barat.
  9. Bioma Stepa yang berada di Indonesia umumnya banyak tersebar di Nusa Tenggara Timur.

D. Fakta Bioma Stepa

Ada beberapa fakta tentang Bioma Stepa yang wajib diketahui, antara lain :

  1. Umumnya terletak di antara gurun dan hutan.
  2. Sebesar 25% dari luas permukaan bumi ditutupi dengan bioma stepa.
  3. Hanya terdapat 2% dari bioma stepa asli yang ada di Amerika Utara. Sebab, sebagian Bioma beredar sudah diubah menjadi lahan pertanian.
  4. Setiap benua ditemukan Bioma Stepa kecuali benua Antartika.
  5. Memiliki iklim stepa tropis dan subtropis. Pada stepa tropis terjadi cuaca hangat sepanjang tahun, sedangkan ketika stepa subtropis suhu hangat berjalan setengah tahun.
  6. Stepa tropis berada pada belahan bumi selatan dan stepa subtropis berada pada belahan bumi bagian utara.
  7. Wilayah Stepa cocok ditanami berbagai tumbuhan dan menggembalakan hewan. Pasalnya, tanahnya Stepa membentang luas dan tergolong subur.
  8. Sangat potensial terjadi kebakaran periodik.
  9. Rumput yang ada di bioma stepa tropis biasanya lebih tinggi dibanding subtropis.

E. Macam Jenis Bioma Stepa

Beberapa jenis Bioma Stepa cukup beragam, antara lain:

  1. Stepa iklim basah, memiliki suhu 26°C yang ketinggian tidak melebihi 1000 m.  Bentuk stepa iklim basah biasanya berupa rawa.
  2. Stepa iklim kering, memiliki suhu 22oC yang ketinggian wilayah kurang dari 900 m.
  3. Stepa pegunungan, memiliki suhu 18oC yang ketinggian wilayah antara 1.500 m – 2.400 m.
  4. Stepa tanah rendah, memiliki suhu 26oC yang ketinggian wilayah kurang dari 1.000 m.
  5. Stepa Alpin, memiliki suhu kurang dari 10oC yang ketinggian wilayah antara 4.000 m – 4.500 m.
  6. Stepa berawa gunung, memiliki suhu 10oC yang ketinggian wilayah antara 1.500 m – 2.400 m.
  7. Rawa rumput, memiliki suhu 26oC yang ketinggian wilayah kurang dari 1.000 m.
  8. Komunitas rumput dan lumut, memiliki suhu 10oC yang ketinggian wilayah lebih dari 4.500 m.

Ketika musim dingin tiba, wilayah Bioma Stepa akan mengalami penurunan suhu paling rendah yakni -40° F. Sementara, ketika musim panas suhunya dapat meningkat menjadi 70° F.  Dampaknya bioma ini terbagi menjadi 2 musim, yakni musim aktif dan musim tanam.

Seperti itulah ulasan lengkap mengenai Bioma Stepa yang dapat memperkaya pengetahuan Anda. Semoga bermanfaat!





Terimakasih sudah mengunjungi situs kami. Jika terdapat kesalahan penulisan pada artikel atau link rusak, menampilkan iklan tidak pantas dan masalah lainnya, mohon laporkan kepada Admin Web (Pastikan memberitahukan link Artikel yang dimaksud). Atau bagi anda yang ingin memberikan kritik dan saran silahkan kirimkan pesan melalui kontak form di halaman Contact Us.