Metamorfosis Tidak Sempurna Belalang
Metamorfosis Tidak Sempurna Belalang

Metamorfosis Belalang – Halo para pembaca dimana pun anda berada. Seperti judul yang sudah kita lihat bersama, kali ini kita akan membahas sebuah topik yang tidak jauh dari dunia serangga. Benar! Kita akan membahas seputar  metamorfosis belalang. Belalang merupakan serangga yang banyak ditemui di perkebunan, sawah dan hutan. Untuk mempersingkat waktu, mari langsung saja kita simak penjelasan selengkapnya dibawah ini.

Daur Hidup Belalang yaitu dari telur belalang yang menetas, selanjutnya tumbuh memasuki tahap nimfa, berkembang menjadi belalang dewasa yang kemudian kawin dan menghasilkan belalang generasi yang baru dengan siklus sama yang akan berulang kembali.

Pengertian Metamorfosis

Untuk memahami siklus metamorfosis dari jenis hewan apapun, tentunya terlebih dahulu kita harus memahami apa makna dibalik kata metamorfosis itu sendiri. Berikut dibawah ini penjelasan arti dari kata metamorfosis.

• Metamorfosis adalah proses pertumbuhkembangan yang melibatkan perubahan biologis dalam penampilan fisik seekor hewan termasuk struktur setelah lahir atau pun menetas. Perubahan fisik tersebut terjadi karena pertumbuhan sel dan diferensiasi sel secara radikal.

Metamorfosis Diferensisasi Terbagi Menjadi Dua :

1. Metamorfosis tidak lengkap (Hemimetabola) adalah metamorfosis yang melalui tahap telur yang menetas menjadi nimfa, kemudian tumbuh dan berkembang menjadi imago (dewasa).

Nimfa adalah hewan muda yang mirip dengan hewan dewasa tetapi lebih kecil dengan perbandingan tubuh yang berbeda.

Nimfa akan mengalami perubahan kulit setiap kali setelah proses molting (proses berganti kulit) dan akan terlihat lebih mirip dengan binatang dewasa yang sesungguhnya. Contoh-contoh hewan yang melewati proses metamorfosis ini : jangkrik, belalang.

2.Metamorfosis Lengkap (Homometabola)  adalah metamorfosis perkembangan makhluk hidup yang melalui tahapan telur – larva – pupa – imago (dewasa). Telur yang menetas akan menjadi larva dan larva akan menjadi kepompong dan berubah menjadi imago (dewasa). Contoh hewan yang melalui metamorfosis lengkap: kupu-kupu.

Tahapan Atau Siklus Metamorfosis Belalang

Metamorfosis Belalang Tidak Sempurna
Metamorfosis Belalang Tidak Sempurna

Setelah mengetahui perbedaan antara metamorfosis lengkap dan tidak lengkap maka dapat disimpulkan bahwa belalang merupakan hewan yang mengalami metamorfosis tidak sempurna. Belalang mengalami metamorfosis tidak sempurna karena hanya mengalami tiga tahap fase perubahan dalam kehidupannya. Tahapan atau siklus hidup Balalang tersebut yaitu; Telur, Nimfa dan Belalang Dewasa. Untuk memahami lebih jelasnya berikut ini adalah tiga tahap dalam siklus kehidupan belalang.

1. Telur Belalang

Belalang betina meletakkan telur yang dibuahi dalam bentuk polong telur, biasanya lebih dari sepuluh, baik di pasir atau di antara serasah daun. Setiap polong telur terdiri dari sekitar 10-300 telur yang berbentuk seperti butir nasi. Kemudian, telur menetas menjadi nimfa. Telur-telur ini dapat tertidur selama musim gugur dan musim dingin, selama hampir sepuluh bulan, bila berada di negara empat musim.

2. Nimfa Belalang

Segera setelah menetas, nimfa muda (nimfa instar pertama) akan mulai memakan dedaunan tanaman lunak dan segar. Seperti yang sudah kita jelaskan diatas, nimfa adalah versi mini dari belalang dewasa, dan biasanya versi nimfa ini memiliki warna yang ringan dan tidak memiliki sayap. Umumnya, nimfa akan mengalami 5-6 proses molting (ganti kulit) dan mengubah bentuk serta struktur tubuhnya, sebelum menjadi dewasa. Dalam tahap nimfa, proses bisa berlangsung selama 5-10 hari, tergantung spesies dan kondisi cuaca, terutama suhu dan kelembaban. Saat nimfa meranggas, ukurannya akan bertambah dan bantalan sayap semakin berkembang pada bagian dada tubuh.

3. Belalang Dewasa

Setelah 25-30 hari, sayap akan berkembang sepenuhnya dan versi nimfa mini telah berubah menjadi dewasa. Jadi, rentang waktu awal mula peletakan telur hingga belalang menjadi dewasa, membutuhkan waktu yang sangat bervariasi, tergantung kapan belalang bertelur. Dan rentang waktu paling lama adalah sekitar 10-11 bulan. Belalang dewasa memperoleh kematangan seksual dalam waktu 15 hari dan bertahan selama rentang waktu sekitar 30 hari.

Umur belalang diperkirakan dapat bertahan sekitar 12 bulan. Penelitian telah menemukan bahwa tingkat kelangsungan hidup nimfa setelah menetas hanya sekitar 50 persen, karena kemungkinan besar mereka akan dimakan oleh predator seperti burung, tikus dan kadal.

Video Penjelasan Daur Hidup Belalang – Metamorfosis Tidak Lengkap :

Itulah pembahasan singkat seputar metamorfosis belalang yang bisa kami hadirkan, semoga bermanfaat. Dan jangan lupa share artikel ini jika kamu merasa terbantu dengannya. Sampai jumpa!




Terimakasih sudah mengunjungi situs kami. Jika terdapat kesalahan penulisan pada artikel atau link rusak, menampilkan iklan tidak pantas dan masalah lainnya, mohon laporkan kepada Admin Web (Pastikan memberitahukan link Artikel yang dimaksud). Atau bagi anda yang ingin memberikan kritik dan saran silahkan kirimkan pesan melalui kontak form di halaman Contact Us.