Definisi Pengertian Imajinasi Adalah Arti, Sifat, Macam Jenis, Peran dan Contoh

Ingatan merupakan reproduksi dari pengalaman masa lalu pada urutan yang sama dengan pengalaman yang dialami pada masa lalu. Sedangkan imajinasi terdiri dari mereproduksi pengalaman masa lalu serta mengaturnya pada tatanan yang baru dan berbeda dari yang sudah dialami sebelumnya.

Secara umum definisi atau pengertian imajinasi adalah daya pikir membentuk gambaran tentang sesuatu yang tidak ada pada indra yang didapat dari kenyataan atau pengalaman seseorang secara umum maupun gambaran yang mampu dihasilkan sekalipun tidak pernah sepenuhnya dirasakan dalam kenyataan sebelumnya. Terkadang, memori juga disebut dengan imajinasi reproduksi sebab di dalamnya terdapat isi pengalaman dari masa lalu yang diproduksi dalam bentuk serta urutan yang sama. Contohnya, anda mempersepsikan sebuah taman dengan banyak jenis bunga serta tanaman yang tersusun dengan urutan tertentu.

Anda kemudian bisa mengingatnya sekarang dengan urutan yang sama seperti yang sudah anda rasakan di masa lalu dan ini dinamakan dengan memori. Sedangkan ketika anda mengingat emas serta gunung di masa lalu, maka anda mengingat dan menggabungkannya serta membayangkan gunung emas yang disebut dengan imajinasi.

Karena imajinasi terkadang disebut dengan imajinasi produktif atau konstruktif, maka di dalamnya pikiran akan membentuk gambar baru dari isi pengalaman dari masa lalu.

A. Sifat Imajinasi

Sifat dari imajinasi sendiri terdiri dari dua bentuk yakni imajinasi konstruktif atau produktif. Ini merupakan pengaturan ulang dari pengalaman masa lalu menjadi pola yang baru. Sifat ini tidak membuat elemen atau bahan gambar namun mereproduksi elemen pengalaman masa lalu serta membentuknya menjadi sebuah kombinasi yang baru.

Imajinasi bukan reproduksi yang tepat dari pengalaman di masa lalu. Isi dari pengalaman masa lalu akan diproduksi dan digabungkan menjadi bentuk yang baru. Contohnya anda pernah memikirkan mawar serta warna biru namun tidak untuk mawar biru. Akan tetapi anda bisa memproduksi gambar mawar serta gambar warna biru kemudian digabungkan menjadi mawar biru.

B. Macam Jenis Imajinasi

Imajinasi dibagi menjadi 8 jenis yakni imajinasi pasif, imajinasi aktif, imajinasi reseptif dan beberapa jenis imajinasi lainnya.

1. Imajinasi Pasif

Pikiran tidak sepenuhnya pasif di segala situasi karena sebagian aktif pada saat kita sedang sadar. Pada imajinasi pasif, pikiran relatif pasif dan tidak berusaha untuk membuat gambar. Gambat nantinya akan muncul dari disi sendiri ke pikiran kemudian dikombinasikan secara otomatis dari kekuatan sugestif.

Ini merupakan permainan imajinasi yang bisa dikatakan mudah. Pada saat anda ada dalam suasana hati yang tidak baik kemudian membayangkan sedang membangun istana di udara atau bayangan lainnya, maka imajinasi anda akan berjenis pasif.

2. Imajinasi Aktif

Pada imajinasi aktif, pikiran akan berusaha untuk membuat sebuah gambar seingga bisa menerima konten dari pengalaman di masa lalu kemudian menggabungkannya ke sebuah pola yang baru. Namun gambar tidak secara otomatis akan dikombinasikan oleh kekuatan sugestif.

Kombinasi gambar akan dipengaruhi dengan keinginan. Pikiran secara aktif nantinya bisa memilih bahan tertentu dan membangun citra yang baru.

3. Imajinasi Reseptif

Pada imajinasi reseptif, pikiran akan berusaha untuk menggambar adegan yang ingin dibuat. Bahan imajinasi serta urutan kombinasinya akan disarankan untuk pikiran dari luar. Contohnya ketika anda membaca drama, novel, pusi, perjalanan geografi dan masih banyak lagi. Bisa dikatakan jika imajinasi reseptif adalah ketika anda menerima gambar dari luar.

4. Imajinasi Kreatif

Pada imajinasi kreatif, pikiran akan membuat situasi imajiner yang menghasilkan gambar baru dari bahan yang diterima dari dalam diri kemudian mengaturnya menjadi urutan yang baru. Contohnya seorang insinyur yang membangun rencana sebuah bangunan, maka ia mempunyai imajinasi kreatif.

5. Imajinasi Intelektual

Imajinasi intelektual melayani tujuan pengetahuan yang biasa disebut juga dengan imajinasi kognitif. Sedangkan imajinasi yang terlibat dalam konstruksi intelektual dinamakan dengan imajinasi intellective.

Pada saat newton menemukan hipotesis gravitasi ketika menjelaskan jatuhnya tubuh ke bumi dengan satu sentuhan imajinasi, maka menandakan ia mempunyai imajinasi intelektual.

6. Imajinasi Praktis

Imajinasi praktis mempunyai tujuan praktis yang disebut juga dengan imajinasi pragmatis dan dikendalikan dengan kondisi objektif. Agar bisa mewujudkan tujuan tertentu, maka ini harus memenuhi kondisi nyata dari dunia luar.

Imajinasi praktis harus sesuai dengan kondisi objektif. Contohnya ketika anda menyusun rencana mesin atau bangunan, maka ini menandakan anda memiliki imajinasi praktis.

7. Imajinasi Estetika

Imajinasi estetika merupakan jenis imajinasi yang memuaskan dorongan estetika. Ini akan diarahkan untuk kepuasan sentimen dan tidak memenuhi kebutuhan praktis apapun serta tidak menambah pengetahuan. Imajinasi estetika merupakan konstruksi praktis atau imajinasi yang tidak intelek.

Imajinasi estetika akan memuaskan keinginan akan kecantikan yakni imajinasi yang terlibat pada penciptaan serta apresiasi keindahan. Contohnya ketika seseorang membuat lagu, maka ia sedang melatih imajinasi estetika.

8. Imajinasi Gambar

Memori merupakan imajinasi reproduksi dan ini menjadi reproduksi yang tepat dari pengalaman di masa lalu. Ini terdiri dari mereproduksi elemen pengalaman di masa lalu kemudian akan dibagi menjadi pola yang baru.

Imajinasi gambar merupakan reproduksi setia dari persepsi asli. Seperti contohnya anda mengingat Candi Borobudur, maka anda akan memiliki gambar memori.

C. Peran Imajinasi

Imajinasi memiliki beberapa peran atau fungsi pada manusia, seperti:

  • Kenikmatan : Memberikan kesenangan untuk seseorang dengan cara mengingat masa lalu yang sangat menyenangkan dan membayangkan dirinya menikmati imajinasi tersebut.
  • Simpati : Kemampuan berbagi perasaan dan emosi orang lain tergantung dari kemampuan untuk menempatkan diri di posisi orang lain yang melibatkan imajinasi.
  • Pekerjaan Kreatif: Membuat adegan menarik, menciptakan mesin dan lainnya yang tergantung dari imajinasi kreatif.
  • Penyalahgunaan imajinasi : Seperti berbohong seperti anak kecil yang tidak bisa membedakan hal yang dirasakan dengan makhluk dari imajinasi, ketakutan di malam hari pada anak yang terjadi karena kebingungan antara gambar dan persepsi.



Terimakasih sudah mengunjungi situs kami. Jika terdapat kesalahan penulisan pada artikel atau link rusak, menampilkan iklan tidak pantas dan masalah lainnya, mohon laporkan kepada Admin Web (Pastikan memberitahukan link Artikel yang dimaksud). Atau bagi anda yang ingin memberikan kritik dan saran silahkan kirimkan pesan melalui kontak form di halaman Contact Us atau kirim melalui form dibawah ini.