Pengertian Detoks Adalah Arti Definisi Gambar Cara Kerja dan Contoh Penerapan

Detoksifikasi yang disingkat detoks dilakukan untuk mengatasi efek berbahaya serta negatif dari obat obatan atau juga bisa alkohol yang ada di tubuh dan juga bisa untuk menguatkan sistem kekebalan tubuh. Dengan detoks, maka racun didalam tubuh bisa dikeluarkan dari dalam tubuh serta memulai proses pembersihan.

Ada banyak cara detoks yang bisa dilakukan tergantung dari masing jenis zat racun yang dikonsumsi dan juga dari jangka waktu penggunaan. Namun hal yang harus dipahami adalah, apabila memutuskan untuk melakukan detoks, belum tentu orang tersebut merupakan pecandu obat obatan terlarang atau alkohol.

A. Pengertian Detoks

Seperti namanya, detoks merupakan proses menghilangkan racun berbahaya yang ada di tubuh. Selain melakukan detok, maka ada beberapa hal lain yang harus dilakukan seperti istirahat dalam jumlah cukup, minum air lebih banyak dan juga menjauhkan stres dari pikiran.

Namun untuk detoks karena kecanduan membutuhkan waktu agar hasilnya bisa terlihat. Nantinya, tubuh akan terus dipasok dengan zat adiktif beracun seperti alkohol yang dilakukan terus menerus sampai bisa terlepas dari ketergantungan.

B. Cara Kerja Detoks

Di dalam tubuh ada beberapa organ serta sistem tubuh manusia yang memang bekerja untuk membilas racun secara alami. Akan tetapi, jika terlalu banyak beban pada organ, maka bisa mengakibatkan racun tetap tinggal di dalam tubuh. Ini menyebabkan seseorang bisa lebih mudah sakit, rentan pada infeksi dan sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Kondisi tubuh juga memegang peran penting untuk menentukan seberapa lama waktu yang diperlukan agar proses detoks dapat berjalan dengan efektif. Ada beberapa organ serta sistem detoks alami yang ada di dalam tubuh manusia, seperti:

  1. Sistem pernafasan.
  2. Sistem kemih.
  3. Sistem peredaran darah.
  4. Sistem pencernaan.
  5. Kelenjar kulit serta keringat.

Ketika proses detoks sedang terjadi, maka seseorang kemungkinan akan leih mudah sakit ditambah mengalami beberapa gejala lainnya seperti sakit perut, muntah, demam tinggi, mual, diare dan juga sakit kepala. Ketika dibersihkan, nantinya organ hati juga akan melepaskan racun ke aliran darah yang menyebabkan beberapa gejaala terjadi.

C. Cara Melakukan Detoks

Sebenarnya, tubuh sudah memiliki cara khusus untuk membuang racun seperti lewat urine dan juga keringat. Akan tetapi, proses detoks juga sebaiknya dibantu dengan beberapa cara lain agar hasilnya bisa lebih cepat dan maksimal seperti beberapa cara berikut:

1. Melakukan Puasa

Puasa sebetulnya menjadi salah satu cara detoks yakni tidak minum dan makan selama beberapa jam. Waktu tersebut nantinya akan digunakan tubuh untuk beristirahat dan juga membersihkan diri. Nantinya, tubuh akan memiliki kesempatan untuk mengatur ulang fungsi, memulihkan dan juga menyegarkan. Pada saat puasa, ada baiknya menghindari stres supaya tubuh bisa mendapatkan waktu untuk istirahat baik mental dan juga emosional tidak sekedar fisik.

2. Minum Air Lebih Banyak

Dalam tubuh manusia mengandung 80% air sehingga tentu tubuh sangat membutuhkan air supaya fungsinya bisa berjalan dengan baik. Ketika sedang minum, maka sebenarnya bukan haus yang hilang, namun juga membantu mengeluarkan racun yang ada di tubuh. Jika ingin melakukan detoks, maka jumlah air yang harus diminum juga lebih banyak dibandingkan rekomendasi biasanya.

3. Melakukan Aktivitas untuk Mengeluarkan Keringat

Salah satu cara tubuh berikutnya untuk proses detoks adalah dengan keringat. Sebuah penelitian membuktikan jika kandungan kadmium, arsenik, timbal serta merkuri dalam keringat bisa dikeluarkan. Cara untuk mengeluarkan keringat terbaik yang bisa dilakukan adalah dengan berolahraga.

4. Mengonsmsi Banyak Buah dan Sayur

Sayur serta buah mengandung cukup banyak zat yang sangat penting dalam membantu fungsi tubuh. Dengan mengonsumsi buah dan sayur lebih banyak, maka nantinya jumlah racun yang dikeluarkan dari dalam tubuh juga semakin banyak. Kandungan serat tinggi dalam buah serta sayuran yang nantinya akan membantu proses detoks dalam tubuh.

5. Menghentikan Kebiasaan Buruk

Apabila anda adalah seorang perokok, maka sebaiknya segera hentikan kebiasaan tersebut ketika sedang melakukan detoks. Rokok beserta asapnya yang terhirup merupakan racun untuk tubuh. Ini juga berlaku bagi anda yang senang mengonsumsi alkohol karena bisa menambah berat kerja organ hati dan mengganggu proses detoks.

Untuk yang senang minum kopi sebaiknya juga segera dihentikan sebab dalam kopi mengandung kafein yang bisa berbahaya untuk tubuh. Ini berbeda dengan teh hijau karena juga mengandung polifenol yakni sejenis antioksidan yang bisa membantu untuk menghilangkan racun dalam tubuh.

6. Minum Air Lemon di Pagi Hari

Minum air lemon di pagi hari saat perut masih dalam kondisi yang kosong juga menjadi salah satu proses detoks tubuh yang jauh lebih baik dilakukan untuk mengganti kebiasaan minum kopi di pagi hari. Air lemon nantinya bisa membantu menjaga keseimbangan di dalam tubuh, membersihkan racun sekaligus untuk melancarkan pencernaan.

7. Mengurangi Asupan Gula

Dengan mengurangi asupan gula harian, maka ini juga dikatakan sebagai proses detoks tubuh. Ketika gula terlalu banyak dikonsumsi, maka bisa membuat kerja pankreas semakin berat untuk menghasilkan insulin. Untuk itu, pilih sumber gula atau karbohidrat yang memiliki kandungan serat tinggi seperti beras merah, gandum atau oat supaya bisa memperoleh manfaat lebih.





Terimakasih sudah mengunjungi situs kami. Jika terdapat kesalahan penulisan pada artikel atau link rusak, menampilkan iklan tidak pantas dan masalah lainnya, mohon laporkan kepada Admin Web (Pastikan memberitahukan link Artikel yang dimaksud). Atau bagi anda yang ingin memberikan kritik dan saran silahkan kirimkan pesan melalui kontak form di halaman Contact Us.