Pulau Batam Indonesia

Sejarah

Siapa yang tidak kenal dengan kota Batam? Kota ini sering menjadi persinggahan kapal lintas pula bahkan lintas negara, khususnya Malaysia dan Singapura. Kota kota ini merupakan salah satu kota di Provinsi Kepulauan Riau. Batam adalah sebuah pulau yang berada di lokasi sangat strategis, Sebab terletak di jalur pelayaran internasional, perairan Selat Malaka dan Selat Singapura. Secara umum, penduduk asli kota Batam berasal dari suku melayu, dan biasa dikenal dengan sebutan orang laut /orang selat. Saat Kerajaan Malaka berada di puncak kejayaan, Pulau Batam berada dibawah kekuasaanΒ  Laksamana Hang Tuah. Namun setelah keruntuhannya, pulau Batam dipimpin oleh Laksamana Hang Nadim.

Menurut riwayat sejarah, kota Batam pertama kali ini dihuni pada tahun 231 oleh orang orang melayu. Dan Ketika pertama kali dibangun sekitar tahun 1970-an, penduduk di kota Batam hanya sekitar 6.000 jiwa. Namun kini, hanya dalam waktu 40 tahun, populasi penduduknya meningkat hingga 158 kali lipat, dengan perkiraan 1.037.187 jiwa di tahun 2015 silam. Melihat kondisi kota Batam yang terus berkembang pesat,sekitar tahun 1980-an pemerintah mengeluarkan sebuah aturan baru dengan Nomor 34 tahun 1983, dimana wilayah kecamatan Batam yang merupakan bagian dari kabupaten Kepulauan Riau, mengalami penaikan tingkat status menjadi Kotamadya Batam. Dan memiliki tugas menjalankan administrasi pemerintahan dan kemasyarakatan serta mendudukung pembangunan yang dilakukan oleh pihak Otorisasi kota Batam.

Batam adalah pulau yang memiliki banyak nilai tambah dibandingkan pulau pulau di Indonesia pada umumnya. Posisinya yang dekat dengan Singapura (sekitar 20 km) dan terletak di kawasan perairan internasional, membuat kota di pulau ini mampu bersaingan dalam hal pertumbuhan ekonomi. Oleh karenanya, tidak heran jika Riau, dan Kota Batam juga termasuk wilayah dengan pertumbuhan ekonomi terpesat di Indonesia.

Lokasi / Geografis

Secara geografis kota Batam termasuk bagian dari kepulauan Riau dan berada tepat di koordinat 1Β° 4β€² 0β€³ N, 104Β° 1β€² 0β€³ E. Luas wilayah daratan kota Batam sekitar 715 km persegi, lebih besar sedikit dari Singapura yang memiliki luas 721,5 km persegi. Namun, luas secara keluruhan wilayah dari kota Batam yaitu 1.595 km persegi.

Terkait dengan kondisi iklim, suhu di kota Batam cenderung lebih panas dibandingkan provinsi Riau secara umum, suhunya berkisar antara 26 derajat celcius sampai 36 derajat celcius. Bukan hanya iklimnya saja yang kurang bersahabat, kondisi kesuburan tanah di kota Batam juga tidak sesubur tanah tanah di wilayah Indonesia pada umumnya.

Dengan luas sekitar 1.595 km persegi, kota batam memiliki 12 titik kecamatan, dimana nama nama kecamatan tersebut adalah sebagai berikut :

  1. Kecamatan Batam Kota, Batam
  2. Kecamatan Batu Aji, Batam
  3. Kecamatan Batu Ampar, Batam
  4. Kecamatan Belakang Padang, Batam
  5. Kecamatan Bengkong, Batam
  6. Kecamatan Bulang, Batam
  7. Kecamatan Galang, Batam
  8. Kecamatan Lubuk Baja, Batam
  9. Kecamatan Nongsa, Batam
  10. Kecamatan Sagulung, Batam
  11. Kecamatan Sei Beduk, Batam
  12. Kecamatan Sekupang, Batam

Adapun batas wilayah administratif kota Batam dengan daerah atau negara tetangganya adalah sebagai berikut:

  • Sebelah Timur Kota Batam – berbatasan dengan Pulau Bintan dan Tanjung Pinang
  • Sebelah Barat Kota Batam – berbatasan dengan Kabupaten Karimun
  • Sebelah Utara Kota Batam – berbatasan dengan Singapura dan Malaysia
  • Sebelah Selatan Kota Batam – berbatasan dengan Kabupaten Daik-Lingga

Kota Batam adalah salah satu wilayah kawasan Indonesia yang paling strategis. Baik secara militer, ekonomi maupun politik. Kita dapat melihat bahwa Batam adalah salah satu pulau /wilayah Indonesia yang menjadi kawasan perdagangan dan pelabuhan bebas, selain Sabang, Bintan dan Karimun. Bayangkan saja, setidaknya ada 60.000 kapal laut yang melintasi selat Philips yang terletak diantara Pulau Batam dan Pulau Singapura. Tidak tanggung tanggung, volume trafiknya bahkan tiga kali lipat dari volume trafik Terusan Panama dan dua kali lipat dari volume trafik Terusan Suez.

Lokasi Wisata

Seperti biasa, mengenal sebuah wilayah daerah tentu tidak akan afdhal tanpa mengenal destinasi wisata yang layak dikunjungi. Berikut dibawah ini adalah 10 kawasan wisata di Pulau Batam dan sekitarnya.

  • Pulau Ranoh – Pulau Abang, Galang, Kota Batam, Kepulauan Riau
  • Pantai Tanjung Pinggir – Tanjung Pinggir, Sekupang, Batam, Kepulauan Riau
  • Ocarina Batam Theme Park – Sadai, Bengkong, Kota Batam, Kepulauan Riau
  • Pulau Mubut – Sembulang, Galang, Batam, Kepulauan Riau
  • Batam Forest Top – Bukit Harimau, Sekupang, Batam, Kepulauan Riau
  • Pulau Abang – Kecamatan Galang, Kota Batam, Kepulauan Riau
  • Pantai Elyora – Galang Baru, Galang, Batam, Kepulauan Riau
  • Taman Wisata Habibie 1000 Tangga – Tanjung Pinggir, Sekupang, Batam, Kepulauan Riau
  • Tebing Langit – Sekupang, Batam, Kepulauan Riau
  • Pulau Tunjuk – Pulau Tunjuk, Subangmas, Kota Batam, Kepulauan Riau

Pembahasan seputar lokasi wisata Batam dan sekitarnya barusan sekaligus menutup artikel kita kali ini. Jangan lupa, update terus informasi dan wawasanmu hanya di Jagad.id. Sampai jumpa lagi di rubric kami yang lainnya.




Terimakasih sudah mengunjungi situs kami. Jika terdapat kesalahan penulisan pada artikel atau link rusak, menampilkan iklan tidak pantas dan masalah lainnya, mohon laporkan kepada Admin Web (Pastikan memberitahukan link Artikel yang dimaksud). Atau bagi anda yang ingin memberikan kritik dan saran silahkan kirimkan pesan melalui kontak form di halaman Contact Us.