Pengertian Manajer Adalah Arti Definisi Tingkatan, Tugas, Peran dan Contoh

Dalam sebuah kelompok kecil atau kelompok besar, biasanya anggota kelompok akan bermusyawarah untuk menentukan siapa yang menjadi ketua atau pemimpin kelompok. Keberadaan ketua atau pemimpin dalam sebuah kelompok sangatlah penting karena ia berwenang untuk merencanakan, mengatur, memimpin, dan mengendalikan setiap pekerjaan demi tercapainya tujuan yang telah ditetapkan. Proses inilah yang disebut dengan manajemen dan orang yang bertanggungjawab dalam setiap proses manajemen disebut manajer.

A. Pengertian Manajer

Definisi Manajer menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah orang yang mengatur pekerjaan atau kerjasama di antara berbagai kelompok atau sejumlah orang untuk mencapai sasaran. Manajer juga diartikan sebagai orang berwenang dan bertanggung jawab membuat rencana, mengatur, memimpin, dan mengendalikan pelaksanaannya untuk mencapai sasaran tertentu.

Adapun pengertian manajer menurut para ahli adalah sebagai berikut.

  1. John Suprihanto dalam bukunya Manajemen (2018) mendefinisikan manajer sebagai orang yang memiliki tugas dan kewenangan untuk melaksanakan fungsi-fungsi manajemen yaitu perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), pengarahan (actuating), dan pengendalian (controlling).
  2. Yayat M. Herujito dalam bukunya Dasar-dasar Manajemen mendefinisikan manajer sebagai orang yang mengelola dan menangani suatu perusahaan, hotel, dan sebagainya.   

B. Tingkatan Manajer

Secara garis besar, terdapat beberapa tingkatan manajer yang dibedakan menjadi dua kelompok yaitu tingkatan manajer berdasarkan hierarki dan tingkatan manajer berdasarkan jenis keterampilan.

1. Tingkatan manajer berdasarkan hierarki

Yang dimaksud dengan tingkatan manajer berdasarkan hierarki adalah manajer yang didasarkan atas posisi mereka dalam organisasi. Terdapat tiga macam tingkatan manajer berdasarkan hierarki yaitu manajer atas atau top manager, manajer menengah atau middle manager, dan first line manager atau manajer paling bawah.

  • Manajer atas atau top manager adalah manajer yang bertanggung jawab atas seluruh kinerja organisasi. Manajer atas atau top manager biasanya bertugas dalam merumuskan tujuan organisasi serta mengawasi kinerja manajer yang ada di bawahnya.
  • Manajer menengah atau middle manager adalah manajer yang bertanggung jawab kepada manajer atas atau top manager dalam hal perencanaan dan penetapan strategi sub unit sebagai upaya untuk mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan oleh manajer di atasnya.  
  • Manajer paling bawah atau first line manager adalah manajer paling bawah yang bertanggung jawab kepada manajer menengah atau middle manager. Ia bertanggung jawab penuh atas operasional organisasi. Ia juga bertugas memberikan pelatihan dan pengawasan bagi setiap staf yang ada di bawahnya.

2. Tingkatan manajer berdasarkan jenis keterampilan

Yang dimaksud dengan tingkatan manajer berdasarkan jenis keterampilan adalah tingkatan manajer yang didasarkan atas keterampilan yang dimiliki, yaitu keterampilan konseptual, keterampilan manusiawi, dan keterampilan teknis.

  • Keterampilan konseptual merujuk pada keterampilan manajer dalam hal mengoordinasikan dan mengintegrasikan semua kepentingan dan kegiatan organisasi.
  • Keterampilan manusiawi merujuk pada keterampilan manajer untuk bekerja sama, memahami, dan memotivasi orang lain sebagai individu atau dalam kelompok.
  • Keterampilan teknis atau administratif merujuk pada keterampilan manajer utnuk menggunakan prosedur, teknik, dan pengetahuan tentang suatu bidang khusus.

C. Peran Manajer

Manajer memiliki beberapa peran. Menurut Mintzberg (2005), peran manajer dapat dibedakan menjadi peran interpersonal, peran informatif, dan pengambilan keputusan.

1. Peran Interpersonal

Peran interpersonal merujuk pada peran manajer dalam memimpin bawahan, peran manajer sebagai pemimpin, dan peran manajer sebagai saluran komunikasi.

  • Peran manajer dalam memimpin bawahan maksudnya adalah manajer melaksanakan sejumlah kegiatan yang sifatnya formal atau resmi dan berkaitan dengan lingkungan di sekitarnya. Peran ini dilakukan secara simbolis seperti menandatangani dokumen resmi atau menerima tamu-tamu penting.
  • Peran manajer sebagai pemimpin maksudnya adalah manajer memiliki tanggung jawab untuk memberikan motivasi kepada karyawan, menempatkan karyawan sesuai dengan latar belakang dimiliki, mengadakan pelatihan bagi karyawan, serta membagi tugas kepada staf sesuai dengan tupoksi yang ada. Misalnya, manajer melakukan kegiatan yang berkaitan dengan bawahan.
  • Peran manajer sebagai saluran komunikasi maksudnya adalah membentuk serta memelihara jaringan dengan pihak-pihak luar yang memberikan informasi penting sebagai upaya pengembangan diri. Misalnya dengan melakukan kerja sama dengan beberapa pihak.

2. Peran Informatif

Peran informatif merujuk pada peran manajer sebagai pengawas, penyebar informasi, dan sebagai juru bicara.

  • Peran manajer sebagai pengawas maksudnya adalah manajer mencari dan menerima berbagai macam informasi baik dari dalam maupun dari luar demi pengembangan organisasi. Misalnya membaca laporan yang diterima secara berkala.
  • Peran manajer sebagai penyebar informasi maksudnya adalah manajer menyebarluaskan informasi yang diperoleh kepada seluruh anggota organisasi. Misalnya mengadakan rapat-rapat internal.  
  • Peran manajer sebagai juru bicara maksudnya adalah manajer menyebarluaskan informasi kepada publik terkait dengan rencana, kebijakan, dan hasil yang telah dicapai oleh organisasi. Misalnya melakukan konferensi pers atau membuat press release.

3. Peran Pengambilan Keputusan

Peran pengambilan keputusan merujuk pada peran manajer sebagai pengusaha, peran manajer dalam menangani suatu masalah, peran manajer dalam mengalokasikan sumber daya yang dimiliki, dan peran manajer sebagai perunding.

  • Peran manajer sebagai pengusaha maksudnya adalah manajer gencar mencari peluang yang ada sebagai upaya menghadapi perubahan yang terjadi.
  • Peran manajer dalam menangani suatu masalah maksudnya adalah manajer bertanggung jawab dalam hal melakukan berbagai macam perbaikan ketika dihadapkan pada masalah yang tidak diharapkan.
  • Peran manajer dalam mengalokasikan sumber daya yang ada maksudnya adalah manajer bertanggung jawab dalam hal mengalokasikan sumber daya yang ada melalui keputusan yang disetujui oleh sumber daya yang dimiliki.
  • Peran manajer sebagai perunding maksudnya adalah manajer berperan sebagai wakil organisasi atau perusahaan untuk melakukan negosiasi dengan pihak lain.



Terimakasih sudah mengunjungi situs kami. Jika terdapat kesalahan penulisan pada artikel atau link rusak, menampilkan iklan tidak pantas dan masalah lainnya, mohon laporkan kepada Admin Web (Pastikan memberitahukan link Artikel yang dimaksud). Atau bagi anda yang ingin memberikan kritik dan saran silahkan kirimkan pesan melalui kontak form di halaman Contact Us atau kirim melalui form dibawah ini.