Kelebihan dan Kekurangan Ubuntu Desktop

Jagad.id – Kelebihan dan Kekurangan Ubuntu Desktop – Ada banyak jenis sistem operasi yang bisa digunakan oleh para pengguna perangkat Desktop, akan tetapi yang paling ternama dan terbanyak digunakan yakni Microsoft Windows, Linux, dan juga MacOS. Ketiganya memiliki ciri khas berbeda, akan tetapi satu-satunya yang bersifat bebas dan terbuka serta bisa dikembangkan oleh siapa saja adalah Linux.

Dan untuk pembagian sistem operasi dari Linux sendiri juga ada banyak sekali, dimana salah satu paling populer yakni Ubuntu. Dan inipun juga ada dua 4 versi berbeda, selain x86 dan x64, ada juga versi Desktop dan juga Server. Masing-masing memiliki karakteristik dan sistem yang berbeda, tergantung daripada pengguna seperti apa kebutuhannya.

Kelebihan dan Kekurangan Ubuntu Desktop

Akan tetapi kali ini akan disampaikan terkait kelebihan dan kekurangan ubuntu Desktop secara global saja, sehingga anda dapat memahami dimana sistem operasi yang paling tepat dan membandingkannya dengan sederet sistem operasi lain, entah itu Linux ataupun Microsoft dan yang lainnya bisa kalian perbandingkan.

Kelebihan Linux Ubuntu Desktop

1. Open Source

Bukan cuman Ubuntu saja, melainkan ini memang sudah menjadi dasarnya sistem operasi Linux bersifat open source, sehingga para developer atau orang kreatif dapat mengembangkannya secara bebas agar sesuai dengan kebutuhan juga keinginannya. Mereka tidak perlu rasa khawatir akan adanya hak cipta, atau pelanggaran atas editing yang dilakukan, dikarenakan memang OS Linux memberikan kebebasan penuh terhadap pengguna.

Memang sih ada beberapa versi atau jenis Linux yang berbayar, entah itu memang produknya atau mungkin anda membayar support-nya. Dimana itu kurang lebih sama seperti Microsoft dan juga MacOS, dimana jangan sembarangan anda melakukan perubahan terhadap program di dalamnya, karena dapat terkena tuntutan kalau memang sampai ketahuan.

Oleh karena itulah kenapa sekarang ini varian Linux jauh lebih banyak daripada Microsoft ataupun OS milik Apple, dikarenakan memang banyaknya orang dan developer pada tertarik untuk mengembangkan dengan menggunakan metode dasar milik Linux. Bahkan yang paling populer sekarang ini adalah Android, dimana itu sebenarnya menggunakan mode dasar OS Linux yang sudah dimodifikasi oleh Google, sehingga dapat berjalan lancar di Smartphone.

2. Tampilan Friendly

Berbeda dengan versi Server, dimana untuk Desktop ini menawarkan tampilan yang lebih bersahabat sehingga memungkinkan pengguna tidak perlu banyak belajar sekalipun sudah bisa belajar secara mandiri. Apalagi yang merupakan pindahan dari Microsoft Windows, dimana sudah terbiasa dengan perintah berbasis grafik.

Kalau untuk versi server ini pengguna harus memasukkan perintah-perintah yang jelas akan cukup menyulitkan pengguna. Apalagi kalau memang masih belum terbiasa untuk melakukan pengetikan dan memahami bahasa asing, maka akan mengalami sedikit kesulitan dalam mempelajarinya.

Mungkin ada beberapa bagian yang mengalami perbedaan, akan tetapi tidak banyak dan secara keseluruhan versi Desktop ini kurang lebih sama seperti sistem operasi Komputer/ Laptop lainnya, dimana sudah familiar banget di Indonesia. Seperti misalnya tombol start untuk memunculkan daftar aplikasi yang terpasang, perintah dasar, folder, file, dan masih banyak lagi lainnya.

3. Aplikasi Bawaan yang Lengkap

Mungkin bagi kalian yang sudah terbiasa dengan sistem operasi Windows, setelah melakukan pemasangan sistem operasi ini membutuhkan driver untuk memberikan fungsi yang lebih baik terhadap seluruh komponen hardware di dalamnya, seperti chipset, grafis, memori, baterai, dan lain sebagainya. Akan tetapi kalau di Linux Ubuntu Desktop ini tidak demikian, karena semuanya sudah ada dalam paket instalasi tanpa perlu peningkatan lagi.

Bukan cuman itu saja, melainkan aplikasi bawaan yang ditawarkan sendiri tidak kalah lengkapnya dengan para pesaingnya. Pengguna bisa langsung mendapatkan berbagai macam aplikasi yang dibutuhkan untuk sehari-hari pengguna, seperti aplikasi browser, media player, dan masih banyak lagi lainnya.

Akan tetapi ini harus memberikan centang pada opsi paket standar pada saat melakukan instalasi, dikarenakan kalau memilih paket minim tidak akan ditawarkan aplikasi yang terlalu banyak, mungkin utamanya cuman aplikasi browser firefox itu saja yang ditambahkan. Selebihnya, pengguna bisa memasangnya sendiri dengan mendapatkan aplikasinya atau mungkin menggunakan perintah terminal untuk instalasi aplikasi.

4. Repository yang Mudah Diakses

Repository ini memiliki arti gudang, dimana memang merupakan sebuah tempat sederet aplikasi yang bisa dipasang pada sistem operasi Linux secara gratis, dan terus mengalami perkembangan. Mungkin kalian mengenalnya di sistem operasi Windows yakni gudang aplikasi yang penuh dengan crack untuk mengaktifkannya, terkadang malah bisa menginfeksi Komputer/ Laptop karena ada virus yang telah tertanam.

Akan tetapi kalau di Linux Ubuntu atau mungkin versi lainnya, ada Repository yang menyediakan beragam aplikasi untuk dipasang di perangkat pengguna, dan ini rata-rata gratis serta pengguna dapat memasangnya dengan mudah, tanpa perlu khawatir ada infeksi virus masuk.

Selain itu untuk aksesnya sendiri bisa cepat, pengguna dapat menggunakan perintah terminal agar lebih mudah memasang suatu aplikasi ataupun mengunduhnya. Akan tetapi ya itu, harus menguasai terlebih dahulu perintah-perintah dasarnya, dikarenakan ini penting demi kemudahan dalam melakukan suatu hal. Dan bisa dikatakan lebih cepat jika dibanding harus mengunduh dari web, kemudian mencari file dan memasangnya secara manual.

Ada banyak server yang menawarkan repository Linux, dan kebanyakan ini merupakan server milik Universitas di beberapa daerah. Dengan demikian, kalian bisa melihat manakah yang paling dekat dengan lokasi kalian, sehingga dengan memilih server tersebut kemungkinan besar akan mendapatkan hak akses yang lebih cepat daripada menggunakan yang lain.

5. User Interface Fleksibel dan Fresh

Mungkin anda menjadi salah satu pengguna yang mudah merasakan kebosanan saat menggunakan Komputer/ Laptop. Kalau memang demikian, maka kalian bisa menggunakan Linux Ubuntu Desktop ini, dikarenakan mampu menawarkan font dan ikon yang lebih fresh, pengguna juga dapat mengubahnya sesuai dengan selera masing-masing.

Selain itu, ketika kalian sudah terbiasa dengan tampilan UI dari sistem operasi lain, maka akan nampak perbedaan dan mendapatkan penyegaran ketika melihat tampilan Ubuntu. Atau mungkin saat menggunakan sistem operasi Linux lainnya juga kurang lebih akan mendapatkan penampilan yang kurang lebih sama saat menggunakannya.

6. Lebih Aman dari Virus

Sistem operasi Linux memang tidak ada yang namanya anti virus bawaan bisa dilihat dengan telanjang oleh penggunanya. Melainkan hampir setiap folder, terlebih yang terpenting demi keamanan OS telah dilakukan penguncian. Banyak sekali folder yang terkunci dan membutuhkan password administrator untuk mengakses atau membukanya.

Nah, dengan adanya metode penguncian yang banyak sekali seperti itu menjadikan peretas tidak bisa dengan gampang mengakses data penggunanya, melakukan remote dari jarak jauh, atau melakukan sinkronisasi perangkat maupun menyusupkan malware kepada perangkat korban.

Kelemahan Linux Ubuntu Desktop

1. Harus Mengenali Terlebih Dahulu dan Adaptasi Jika Pindahan

Mungkin sebelumnya kalian terlalu terpaku dengan sistem operasi Windows, dan melakukan perpindahan ke Linux Ubuntu ini harus melakukan pembelajaran terlebih dahulu agar bisa memanfaatkannya dengan maksimal. Hal itu dikarenakan memang dari segi penampilan mirip, tapi dalemannya yang berbeda.

Untuk folder C: alias untuk instalasi sistem ini bukan lagi seperti user, program aplikasi atau lainnya, melainkan lebih banyak lagi dan terbagi atas root, usr, etc, var, html, dan masih banyak lagi lainnya. Belum lagi untuk penggunaan akses yang tidak dapat dilakukan perubahan dengan perintah klik secara mudah, menjadikan pengguna harus melakukan penyesuaian lebih lama.

2. Lebih Berat Daripada Server

Untuk Ubuntu Desktop sendiri memang pada dasarnya difungsikan sebagai kebutuhan sehari-hari pengguna Komputer/ Laptop. Sedangkan server untuk memenuhi kebutuhan orang banyak dan cuman digunakan sebagai akses dari jarak jauh saja, dan lebih terfokus pada kemampuan jaringan, penyimpanan, dan beberapa hal lain.

Oleh karenanya, wajar jika versi Desktop ini sedikit lebih berat dan membutuhkan resource lebih banyak untuk sistem operasi saja. Beda dengan Server yang dibuat lebih ringan dari segi penggunaan resource sistem, dikarenakan kemampuannya lebih difokuskan untuk melayani sederet klien yang mengakses ke dalam server tersebut. Dan solusi terbaik agar versi Desktop berjalan lancar yakni menggunakan /Swap.

3. Pilihan Aplikasi Sedikit

Walaupun berbasis open source, akan tetapi untuk aplikasi pendukung yang bisa dipasangkan di Linux Ubuntu ini tidaklah banyak. Mungkin dari fungsi tertentu cuman ada beberapa pilihannya saja, seperti aplikasi edit foto dan video misalnya. Beda dengan di Windows yang mungkin pengguna akan mendapatkan berbagai macam pilihan, tergantung dari spek perangkat yang digunakan.

Walaupun begitu, pengguna dapat mengakalinya dengan menggunakan Windows Emulator, dimana pengguna dapat memasang berbagai macam aplikasi yang kompatibel di Windows pada sistem operasi Linux Ubuntu Desktop. Akan tetapi ini rawan juga, karena file virus juga akan dipermudah untuk masuk dan menginfeksi sistem yang ada.

4. Tidak Cocok Untuk Gaming

Untuk para pecinta game, tidak direkomendasikan menggunakan Ubuntu Desktop, dikarenakan memang sistem operasi tidak ada dukungan untuk itu. Linux ini difungsikan sebagai kebutuhan normal saja, dan cenderung ke para teknisi untuk memberikan support terhadap perbaikan sistem atau mendapatkan keamanan yang lebih baik.

Bisa sih untuk main game, akan tetapi fitur dan dukungannya tidak lengkap sehingga menjadikan aktivitas gaming tidak dapat terpuaskan jika menggunakan Komputer/ Laptop dengan basis Linux. Berbeda dengan Windows 10 yang kaya akan dukungan kebutuhan gaming pengguna, seperti perekaman, DirectX series, dan masih banyak lagi

Itulah beberapa kelebihan dan kekurangan Linux Ubuntu Desktop yang penting untuk anda ketahui. Pahami betul apa yang anda butuhkan sebelum memutuskan untuk memasang sistem operasi pada perangkat kalian, karena percuma kalau tidak dimanfaatkan secara maksimal.