Respirasi Tanaman

Pengertian Respirasi Tumbuhan perlu diketahui oleh semua orang sehingga mendapatkan informasi bermanfaat dari pembelajaran biologi. Tidak hanya manusia saja yang berespirasi, namun tumbuhan pun demikian. Respirasi merupakan sistem pernapasan yang juga menyangkut persoalan pergerakan energi di tubuh makhluk hidup untuk mendukung interaksi senyawa.

Manusia membutuhkan O2 untuk bernapas, sedangkan tumbuhan membutuhkan CO2, kecuali pada malam hari, Tumbuhan juga menghirup O2. Namun respirasi pada tumbuhan juga berkaitan dengan sistem yang amat erat tentang proses perubahan kimiawi. Jika pada manusia, respirasi bertujuan untuk menghidupkan organ keseluruhan hingga sistem syaraf pusat, pada tumbuhan pun demikian.

Pengertian Resporasi Tumbuhan

Respirasi Tumbuhan adalah suatu proses di mana tumbuhan menyerap molekul oksigen yang terdapat di udara untuk menghasilkan air, karbon dioksida, dan energi, yang dibutuhkan tanaman untuk tumbuh dan berkembang. Respirasi pada tumbuhan diketahui terjadi di pagi dan siang hari bersamaan dengan proses fotosintesis dan juga pada malam hari saat tumbuhan tidak melakukan fotosintesis. Bisa pula dikatakan bahwa 100% proses respirasi juga terjadi saat tumbuhan berfotosintesis.

Proses respirasi pada tanaman melibatkan penggunaan gula yang dihasilkan selama fotosintesis serta oksigen untuk menghasilkan energi bagi pertumbuhan tanaman. Dalam banyak hal, respirasi merupakan kebalikan dari fotosintesis. Di lingkungan alami, tanaman menghasilkan makanannya sendiri untuk bertahan hidup.

Dalam proses fotosintesis tumbuhan menggunakan karbon dioksida (CO2) dari lingkungan untuk menghasilkan gula dan oksigen (O2), yang nantinya dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi. Perbedaan yang lainnya antara fotosintesis dan respirasi adalah fotosintesis hanya terjadi pada daun dan batang saja, respirasi terjadi pada daun, batang dan akar tanaman. Proses respirasi direpresentasikan sebagai berikut ini.

Rumus Kimia Respirasi Pada Tumbuhan :
C₆H₁₂O₆ + 6O₂ → 6CO₂ + 6H₂O + 38 ATP (Energi)

Proses dan Tahapan Respirasi Pada Tumbuhan

Tiap proses pasti ada prosedurnya, begitu pun dengan respirasi tanaman memiliki proses yang urut dan runtut. Namun pada beberapa tumbuhan mungkin memiliki proses yang berbeda urutannya karena tiap spesies tanaman, sejatinya memiliki proses bernapas yang berbeda.

1. Penyerapan O2 dari Alam

Tahapan ini adalah proses di mana terjadi penangkapan atau penyerapan gas oksigen dari alam. Tumbuhan ternyata memiliki kemampuan ini juga, meskipun mereka hanya membutuhkan CO2 saja pada saat melakukan fotosintesis.

2. Mobilisasi Gas dan Penyerapan O2

Pergerakan gas-gas pada tumbuhan akan terjadi pada proses ini. Di mana pada tumbuhan, proses ini dinamakan difusi. Mungkin tepat pula dikatakan bahwa pada proses ini, tumbuhan mulai melakukan pertukaran gas lama dengan gas baru di tubuhnya. Di proses ini, tumbuhan juga memasukkan O2 ke dalam selnya.

4. Pertukaran CO2

Di sini terjadi difusi lagi di mana ada proses pelepasan O2, sedangkan CO2 yang dihasilkan akan diserap oleh tubuh tanaman itu sendiri. Berbagai sel di tumbuhan akan menikmati proses ini sebagai penunjang hidup mereka.

5. Tahapan Respirasi

Ada beberapa tahapan respirasi yang perlu diketahui, seperti misalnya Glikosis. Ini adalah sebuah tahapan di mana glukosa yang dihasilkan dalam tumbuhan diubah menjadi 2 molekul asam piruvat.

Jenis-Jenis Respirasi Pada Tumbuhan

Ada 2 jenis respirasi pada tumbuhan yang dikenal dalam studi biologi sejak zaman dulu hingga sekarang. Dari keduanya dapat dibedakan bahwa beberapa tumbuhan ternyata masih memiliki kebutuhan pada O2 meskipun dikatakan mereka bernapas dengan CO2.

Respirasi Tumbuhan1. Respirasi Aerob

Jenis Respirasi Aerob adalah sistem di mana tumbuhan menggunakan oksigen yang ada di udara untuk mendapatkan energi bagi dirinya. Pemecahan karbohidrat pada tumbuhan sangat bergantung pada O2. Respirasi ini terjadi seumur hidup dan sintesisnya adalah karbondioksida (CO2) dan air (H2O).

2. Respirasi Anaerob

Jenis Respirasi Anaerob adalah sistem di mana tumbuhan tidak perlu memakai O2 untuk melakukan reaksi pemecahan rantai karbohidrat. Respirasi ini terjadi hanya sementara pada tumbuhan, hasilnya adalah sintesis berupa alkohol dan karbondioksida. Jenis respirasi ini menghasilkan ATP (Energi) yang lebih sedikit jika dibandingkan dengan respirasi Aerob.

Faktor Yang Mempengaruhi Respirasi Tumbuhan

a. Faktor Internal :

  1. Faktor Protoplasmik
  2. Konsentrasi substrat respirasi yang tersedia

b. Faktor Eksternal :

  1. Temperatur
  2. Cahaya
  3. Konsentrasi oksigen di udara
  4. Konsentrasi karbon dioksida
  5. Tersedianya air
  6. Luka pada organ tumbuhan
  7. Senyawa kimia
  8. Perlakuan mekanik

Zat Yang Menghambat Proses Respirasi

Selain beberapa syarat yang dibutuhkan agar tumbuhan bisa melakukan respirasi, terdapat juga beberapa zat yang mampu membuat proses respirasi tumbuhan terganggu. Berikut ini beberapa jenis zat yang memganggu proses Respirasi pada tumbuhan :

  • Iodoasetat (C2H3IO2)
  • Fluorida
  • Sianida
  • Kloroform, Aseton dan Eter

Memang untuk memahami proses respirasi pada tumbuhan membutuhkan nalar yang tinggi. Tidak ada cara lebih baik dalam menentukan bagaimana respirasinya selain dengan penelitian botani yang simultan dan mendalam. Apapun proses respirasi pada tumbuhan akan selalu menunjang kehidupannya. Tanda dari berhentunya respirasi adalah tanaman akan layu, kemudian mati.




Terimakasih sudah mengunjungi situs kami. Jika terdapat kesalahan penulisan pada artikel atau link rusak, menampilkan iklan tidak pantas dan masalah lainnya, mohon laporkan kepada Admin Web (Pastikan memberitahukan link Artikel yang dimaksud). Atau bagi anda yang ingin memberikan kritik dan saran silahkan kirimkan pesan melalui kontak form di halaman Contact Us.