Belajar Naik Motor - Pengalaman Kredit Motor
5/5 (1)

Motor memang menjadi suatu kebutuhan yang sangat penting bagi Masyarakat Indonesia saat ini. Sebenarnya saya tidak menyukai kendaraan yang satu ini, melihat banyaknya penguna kendaraan motor di Indonesia membuat saya engan membeli motor untuk menyelamatkan bumi Indonesia dari polusi udara yang semakin memburuk diakibatkan penguaan kendaraan bermotor yang sangat banyak. Walaupun demikian, pada akhirnya sayapun berusaha untuk memiliki motor karena alasan yang sulit untuk di tolak.

 

Kredit Motor Pertama Kali

Dengan terpaksa saya akhirnya kredit motor dengan DP 2jt dari seluruh uang yang saya punya saat itu. Bermodalkan keberanian untuk menerima resiko dari apa yang telah saya lakukan, saya siap menanggung cicilan selama 3 tahun sebersar 600k. Mungkin bagi beberapa orang itu merupakan jumlah yang kecil, bagi saya itu jumlah yang lumayan melihat gaji kerja saya sangat jauh di bawah UMR. Bahkan hanya untuk membayar angsuran motor uang saya habis tanpa sisa, gaji saya saat itu Cuma 750k. Untuk Bensin dan kebutuhan lain tentunya akan kurang, tetapi saya bersyukur orang tua saya masih sanggup bekerja. Saya juga mengisi waktu luang saya untuk menulis bercita-cita untuk bisa menghasilkan uang dari Internet. Mengingat orang tua saya kurang mampu untuk membelikan sebuah motor bagi saya dan saya tidak ingin merepotkan mereka untuk mananggung itu semua. Dan motor yang saya miliki saat itu adalah motor pertama yang dimiliki oleh keluarga saya. Perlu diketahui bahwa keredit motor yang saya lakukan termasuk riba, dan saya menyesal telah memilih ini mengingat saya belum tau hukum agama pada saat itu. Mungkin ada kredit motor yang halah, tapi saya kurang tau tentang hal itu.

 

Alasan Mengapa Kredit Motor

Alasan Pertama yang membuat saya dapat mengambil keputusan itu adalah lebih mudahnya untuk bisa pergi kemana saja, sesuai dengan kehendak keinginan sendiri. Dari pengalaman saya pada saat masa sekolah sering mengunakan angkutan umum banyak Sopir yang tidak mementingkan kenyamanan penumpang seperti menunggu penumpang lain yang terlalu lama, menurunkan penumpang sebelum sampai ketujuan karena alasan lain dsb. Tetapi tidak sedikit pula Angkutan yang ramah dan mengedepankan kenyamanan penumpang.

Alasan yang kedua yaitu banyak perusahaan yang meminta agar seorang karyawan mampu untuk mengendarai motor dan juga memiliki motor sendiri untuk membudahkan perusahaan dalam urusan pekerjaan seperti membeli barang diluar kantor, mendapat tugas mengirimkan barang dll. Dan benar saja adanya, perusahaan tempat saya bekerja kebanyakan akan mudah untuk mengerjakan tugas yang diberikan saat saya memiliki kendaraan sendiri.

Tentunya jika anda terpaksa untuk membeli sebuah kendaraan maka perhatikan juga penguna kendaraan dalam rumah anda. Menurut dari pengamatan yang saya lakukan. Maksimal dari pembelian kendaraan yaitu 2 Orang 1 Motor ataupun 4 Orang 1 Mobil agar di Indonesia tidak dipenuhi dengan kendaraan yang akan menjadi sumber barang rongsokan di masa depan mendatang.

 

Belajar Mengendarai Motor Sendiri

Setelah saya berhasil mendapatkan motor baru, saya mengunakan itu untuk digunakan sebagai latihan mengendari motor. Mungkin sebagian orang akan berfikir motor baru tidak pantas untuk dijadikan sebagai sarana latihan. Tetapi bagi saya magu bagaimana lagi, apakah orang yang saya pinjam motor untuk latihan jika saya jatuh dan menyebabkan kerusakan pada motor akan rela begitu saja atas perbuatan yang saya lakukan.

Dengan bermodalkan keberanian lagi-lagi saya siap menerima resiko. Bersama motor baru yang masih berkilau pada bodynya saya mulai berlatih menyusuri jalan sepi disekitar rumah saya. Alahasil saya jatuh saat ada orang yang membuat saya kaget hingga membuat motor baru saya berputar di aspal yang tentunya membuat lecet body yang berkilauan itu menjadi ternodai, tetapi hasil dari lecetan itu untungnya cuma berbekas sangat kecil. 2 Minggu setelah itu saya menabrak angkot yang mengerem mendadak didepan saya sehingga membuat body depan pecah terbelah menjadi dua, untungnya juga kecil.

Banyak teman yang bilang kalau saya terlalu tua untuk belajar mengendarai sepeda motor, bagaimana menurut anda. Apakah anda setuju jika seseorang harus belajar mengendarai motor saat berumuran SD SMP SMA atau masa-masa sekolah lainnya. Yang terpenting dari semua itu adalah dimana kita berani untuk melakukan apa yang kita inginkan. Jika seseorang terus menghindari apa tantangan yang ada di depan mereka, maka ketakutan itu hanya akan selalu menghantui dan hampir didalam kehidupannya.

Jika anda takut dan ragu untuk belajar mengendarai motor saat ini, ataupun anda yang belum mampu untuk membeli motor sendiri maka berharaplah, berdoa, dan berusaha. Apapun pilihan yang anda lakukan, saya mempercayai kesalahan hanyalah sebuah hal yang dilakukan karena tidak berani memilih seusatu yang benar.

Please rate this



Contact Us!

Terimakasih sudah mengunjungi situs kami, jika terdapat kesalahan penulisan pada artikel atau link rusak dan masalah lainnya, mohon laporkan kepada Admin Web. Atau bagi anda yang ingin memberikan kritik dan saran silahkan kirimkan pesan melalui kontak form dibawah ini.