Macam Macam Contoh Metode Strategi Pembelajaran

Dalam meningkatkan kualitas dari seorang pelajar, misalnya dalam hal kualitas pendidikan adalah dengan cara membentuk strategi pembelajaran yang tepat. Strategi pembelajaran ini sangat dibutuhkan di dalam dunia pendidikan. Supaya sistem belajar mengajar di kelas tidak menjadi monoton atau membosankan, dan bisa membantu para pelajar dalam mengembangkan pola berpikirnya.

Secara umum pengertian atau definisi strategi pembelajaran adalah sebuah usaha menggunakan strategi sistematis yang dilakukan secara efektif untuk mendapatkan sebuah pencapaian dan juga kesuksesan dalam aktifitas pembelajaran. Terutama di dalam dunia pendidikan, strategi ini bisa diartikan sebagai sebuah rancangan dan juga metode dalam mencapai tujuannya. Strategi pembelajaran adalah sebuah perencanaan, yang di dalamnya terdapat rangkaian kegiatan yang didesain khusus.

A. Pengertian Menurut Para Ahli

Sebelum membahas berbagai macam metode strategi pembelajaran yang dapat digunakan untuk aktifitas belajar mengajar yang efektif dan efisien maka berikut ini merupakan definisi atau pengertian strategi pembelajaran menurut para ahli yang perlu diketahui.

1. Gerlach dan Ely (1990)

Strategi pembelajaran adalah beberapa cara yang digunakan untuk menyampaikan metode pembelajaran dalam suatu lingkungan kegiatan pembelajaran tertentu.

2. Hilda Taba

Strategi pembelajaran yaitu urutan ataupun pola tingkah laku guru untuk bisa menampung semua variabel-variabel pembelajaran dengan sadar serta sistematis.

3. Suparman (1997:157)

Strategi pembelajaran adalah perpaduan dari beberapa urutan kegiatan, cara untuk mengorganisasikan materi pelajaran peserta didik, bahan, peralatan dan waktu yang digunakan untuk proses pembelajaran dalam mencapai tujuan aktifitas pembelajaran yang telah ditentukan.

B. Contoh Jenis Strategi Pembelajaran

Di dalam pelaksanaan pendidikan, tentunya ada banyak contoh strategi pembelajaran yang bisa digunakan. Misalnya bila strategi pembelajaran tersebut memiliki sisi negatif dan positifnya, maka harus diketahui apa saja sisi negatif dan positif tersebut. supaya lebih mudah dikendalikan. Berikut penjelasannya :

Model Jenis Strategi Pembelajaran

1. Metode Ceramah

Yang merupakan penuturan materi di dalam bahan ajar dengan cara lisan yang dilakukan oleh pengajar.

Kelebihannya :

  • Adalah sebuah metode yang mudah dan murah.
  • Dapat menyajikan materi pelajaran dengan luas dan lebih terperinci.
  • Pengajar bisa mengontrol keadaan kelas dengan lebih mudah.

Kekurangannya :

  • Materi yang diserap oleh para siswa hanya sebatas apa yang diajarkan guru di dalam kelas saja.
  • Tidak adanya peragaan secara khusus dari setiap materi yang disampaikan.
  • Siswa juga lebih sering merasa bosan bila pengajar tidak mempunyai kemampuan linguistik yang baik.
  • Lebih sulit dalam mendeteksi tingkat kepahaman siswa.

2. Metode Demonstrasi

Adalah jenis metode yang menyajikan materi pelajaran pada siswa yang dicampur dengan adanya penjelasan.

Kelebihannya :

  • Siswa tidak akan miss understanding karena penjelasannya dibarengi dengan praktik.
  • Proses pembelajaran juga akan menjadi lebih menarik karena siswa tidak hanya mendengarkan saja.
  • Dengan proses mengamati, maka siswa bisa mengembangkan pola berpikirnya dalam menghubungkan diantara teori dan juga praktik.

Kekurangannya :

  • Membutuhkan persiapan yang lebih matang yang dilihat dari segi materi, peralatan dan juga bahan dan tempat. Karena bila tidak, hal itu malah akan berdampak pada kurang efektifnya proses pembelajaran tersebut.
  • Hanya dapat dilakukan oleh para pengajar yang memiliki kemampuan dan juga keterampilan secara khusus.

3. Metode Diskusi

Adalah jenis metode yang menghadapkan siswa dalam suatu permasalahan untuk mencari solusi yang tepat.

Kelebihannya :

  • Bisa merangsang para siswa untuk berpikir lebih kreatif.
  • Dapat melatih para siswa dalam mengutarakan pendapatnya.
  • Dapat melatih siswa dengan sikap menghargai pada setiap sudut pandang orang lain.

Kekurangannya :

  • Kegiatan diskusi sering dikuasai hanya oleh orang-orang tertentu saja.
  • Bisa mengaburkan kesimpulan di dalam suatu pelajaran, karena topiknya bisa lebih meluas lagi.
  • Sering muncul perbedaan pendapat yang berujung dengan emosi.
  • Membutuhkan waktu yang cukup lama dalam mempelajari suatu pelajaran tertentu.

4. Metode Simulasi

Merupakan metode yang menyajikan situasi tiruan, yang dimaksudkan agar setiap siswa memahami konsep dan juga materi yang disampaikan.

Kelebihannya :

  • Dapat menjadi bekal para siswa dalam menghadapi sebuah situasi yang sebenarnya.
  • Dapat mengembangkan sisi kreatif dari seorang siswa saat sedang melakukan proses pembelajaran.
  • Dapat memupuk keberanian serta rasa percaya diri.
  • Dapat meningkatkan rasa antusiasme siswa dalam hal belajar.

Kekurangannya :

  • Adanya beberapa faktor psikologis para siswa misalnya rasa malu ketika sedang melakukan simulasi tersebut.
  • Sering digunakan sebagai alat hiburan semata, yang membuat esensi dalam pembelajaran tersebut menjadi memudar.

Masih ada lagi metode lainnya yang bisa dilakukan oleh para siswa dalam strategi pembelajaran. Misalnya metode tanya jawab, kerja kelompok, tugas dan juga resistasi. Semua metode tersebut juga memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

C. Macam Macam Strategi Pembelajaran

Setelah mengetahui jenis jenis dan contoh strategi pembelajaran maka berikutnya akan dibahas mengenai macam macam cara dan tips strategi pembelajaran yang baik dan benar. Dengan menggunakan beberapa trik di bawah ini maka akan lebih mudahnya untuk mendapatkan pengalaman kegiatan belajar yang lebih baik.

Strategi belajar yang tepat sangat penting bagi banyak pelajar, karena tidak semua orang cocok dengan satu metode pembelajaran tertentu. Strategi belajar yang benar mempengaruhi suasana hati serta minat seseorang untuk memiliki kemauan belajar. Saat strategi pembelajaran sudah tepat maka kegiatan belajar akan menghasilkan produktifitas yang efektif.

Definisi Pengertian Strategi Pembelajaran Menurut Para Ahli Adalah

Pentingnya seorang pengajar atau guru memahami hal ini karena dapat meningkatkan hail dari kegiatan belajar. Aktifitas pembelajaran yang menyenangkan membuat suasana hati para siswa belajar selalu senang dan semangat untuk belajar. Belajar dapat menjadi pengalaman yang menarik dan proaktif bagi siswa. Berikut ini merupakan strategi dan kiat belajar sebagai saran untuk membantu mewujudkan keefektifan aktifitas belajar bagi semua siswa.

1. Berpautan Dengan Dunia Nyata

Banyak dari kalangan pelajar mencari konektifitas antara materi pembelajaran dengan dunia nyata. Mereka ingin tahu, bahwa apa yang diajarkan dapat diterapkan pada kehidupan nyata. Mereka ingin mengetahui bagaimana itu bisa bermanfaat bagi mereka di luar sekolah. Hal ini mungkin menjadi salah satu perspektif terbaik yang dapat diberikan kepada siswa untuk meningkatkan minat belajar. Oleh karena itu, seorang pengajar sangat perlu memahami cara untuk menghubungkan konten pembelajaran dengan pengalaman dan situasi kehidupan nyata. Kegiatan pembelajaran berbasis proyek adalah beberapa cara terbaik untuk bisa mewujudkan hal ini.

2. Mendorong Komunikasi Kelompok

Tanyakan kepada siswa apa yang ingin mereka capai dengan waktu belajar mereka dan bagaimana mereka berencana untuk menyelesaikannya. Mintalah mereka untuk bersikap terbuka dan jujur ​​tentang tantangan yang mereka hadapi sehingga seorang pengajar bisa memberikan suasana yang mendukung. Banyak dari mereka akan memiliki strategi belajar mereka sendiri yang telah sukses sesuai yang pernah dijalani. Hal ini menjadi ide yang dapat mereka berikan kepada orang lain yang sedang berjuang untuk efektif dalam belajar.

3. Cari Tahu Teknik Belajar yang Tepat

Minta pendapat siswa untuk memberi tahu cara terbaik bagi mereka untuk bisa menyerap konten pembelajaran. Kenali apa yang dilakukan anak-anak tersebut untuk bisa memaksimalkan manfaat waktu belajar. Kemungkinan anda akan mendapat banyak jawaban berbeda dari mereka. Setelah mendapatkan informasi tersebut, anda dapat membujuk mereka dengan menuju pengembangan pendekatan baru. Imbaulah mereka untuk menggabungkan metode belajar mereka sendiri dengan yang mungkin belum pernah atau enggan mereka coba. Beberapa pendekatan meliputi:

  • Visualisasi positif β€” Mintalah mereka menggunakan dengan menggunakan pesan motivasi
  • Berpikir proaktif β€” Bimbing mereka untuk menantang diri mereka sendiri dan mengembangkan proses berpikir mandiri.
  • Menekankan individualitas β€” Ingatkan siswa bahwa mereka masing-masing unik dan istimewa, dan mereka belajar dengan cara mereka sendiri. Katakan yang sebenarnya, bahwa tidak ada yang perlu dicemaskan.
  • Membina suasana tim β€” Biarkan siswa tahu bahwa mereka selalu merasa senang karena ingin saling membantu mengatasi masalah dan kesulitan dalam belajar.
  • Permainan Belajar β€” Isi beberapa kegiatan dengan permainan belajar sehingga mengurangi ketegangan dalam suasana pembelajaran.
  • Sering-seringlah beristirahat β€” Berpikir merupakan suatu aktifitas yang menggunakan usaha sehingga akan juga mengurangi tenaga. Ingatkan siswa yang belajar untuk sejenak berdiri, meregangkan badan, meminum air, berbagi tawa dengan teman-teman mereka, dan kemudian kembali ke proses kegiatan belajar.

4. Menciptakan Suasana yang Bebas Gangguan

Siapkan ruang belajar yang tenang dengan meminimalisir gangguan yang memungkinkan. Susana yang nyaman dalam arti mencakup banyak hal, mulai dari kebersihan dasar hingga belajar dalam keheningan mutlak, dan segala sesuatu kenyamanan lain di antaranya. Setiap orang memiliki pendekatan dan preferensi yang berbeda.

5. Fokus pada Eksplorasi dan Pemecahan Masalah

Kebanyakan manusia menyukai tantangan, terutama hal hal baru yang memberikan manfaat bagi ke kehidupan. Mereka senang mengetahui ada alasan yang relevan untuk mempelajari apa yang memang perlu dipelajari. Strategi pembelajaran yang cerdas dapat mencakup memanfaatkan pencarian web dan melakukan kegiatan berbasis penyelesaian masalah ke dalam waktu belajar siswa. Berikut adalah beberapa kegiatan kolaboratif yang dapat membuat belajar menjadi menyenangkan:

  • Buat gambar pembelajaran untuk memudahkan proses belajar kelompok
  • Atur pencarian web untuk pengumpulan informasi dan data
  • Buat video pendek tentang poin studi penting untuk dibagikan dengan rekan-rekan
  • Gunakan alat tulis kreatif
  • Buat akronim atau gunakan perangkat mnemonik untuk membantu menghafal poin-poin penting

6. Pemicu Motivasi Belajar

Memiliki tujuan dan gagasan yang jelas tentang titik akhir adalah ciri khas dari setiap usaha yang berhasil. Hal ini termasuk ke dalam tindakan belajar yang sederhana. Izinkan siswa untuk membuat daftar tugas bagi diri mereka sendiri yang dapat mereka periksa saat hendak melakukan pekerjaanya. Ada penghargaan psikologis dalam menyelesaikan tugas saat siswa berhasil mengerjakan tugasnnya sendiri sesuai kemampuan yang dimiliki. Seorang siswa akan termotivasi untuk berusaha menyelesaikan tugasnya setelah salah satu tugas berhasil dikerjakannya.

7. Berbagi Pendapat

Ibaratkan pelajar memiliki kemampuan berpikir kritis tentang apa yang diajarkan dengan meminta mereka untuk menjelaskannya dengan kata-katanya sendiri. Memiliki minat pada apa yang dipikirkan siswa dan bagaimana mereka memahami suatu masalah atau tantangan merupakan hal yang sangat berharga dan suatu bentu apresiasi. Hal ini menciptakan hubungan yang dalam dengan kegiatan pembelajaran karena menguji pengetahuan, retensi dan membuat siswa tahu bahwa anda peduli.

8. Mintalah Siswa Saling Mengajar Satu Sama Lain

Sejauh strategi pembelajaran yang diiketahui cukup ampuh yaitu siswa berperan sebagai guru adalah salah satu yang paling efektif dan bermanfaat bagi siswa lainnya. Menurut sebuah studi dari McGill University, kebanyakan dari kita mempertahankan pengetahuan dalam kapasitas ini sebagai berikut ini :

  • 10% dari apa yang kita baca
  • 20% dari apa yang kita dengar
  • 30% dari apa yang kita lihat
  • 50% dari apa yang kita berdua lihat dan dengar
  • 70% dari apa yang kita diskusikan secara aktif dengan orang lain
  • 80% dari apa yang kita alami secara pribadi
  • 95% dari apa yang diajarkan kepada orang lain

Sangat mudah untuk melihat bahwa jenis retensi dan pemahaman pengetahuan terbaik dapat berasal dari siswa yang saling mengajar dengan cara yang berbeda. Mereka juga dapat menguji satu sama lain tentang apa yang telah mereka pelajari. Selama kegiatan belajar mengajar, siswa bisa mendapatkan beberapa pengalaman penilaian diri dan teman sejawat formatif yang sangat bermanfaat.




Terimakasih sudah mengunjungi situs kami. Jika terdapat kesalahan penulisan pada artikel atau link rusak, menampilkan iklan tidak pantas dan masalah lainnya, mohon laporkan kepada Admin Web (Pastikan memberitahukan link Artikel yang dimaksud). Atau bagi anda yang ingin memberikan kritik dan saran silahkan kirimkan pesan melalui kontak form di halaman Contact Us.