​
Home Informasi Ekonomi Pengertian SMS Banking : Konsep, Layanan, Manfaat, Kekurangan dan Kualitas

Pengertian SMS Banking : Konsep, Layanan, Manfaat, Kekurangan dan Kualitas

Pengertian SMS Banking - Konsep, Layanan, Manfaat, Kekurangan dan Kualitas

Bisa dikatakan SMS Banking merupakan salah satu dari jenis mobile banking yakni fasilitas khusus yang dipakai bank serta lembaga keuangan untuk mengirim pesan atau SMS ke setiap ponsel para nasabah dengan memakai teknik pesan SMS. Pesan tersebut bisa dalam bentuk alert atau notifikasi yang bisa mempermudah nasabah untuk melakukan banyak jenis transaksi finansial memakai teknologi SMS.

A. Pengertian SMS Banking

SMS Banking merupakan pelayanan transaksi perbankan memakai sarana telekomunikasi bernama SMS. Sekarang ini, nasabah bank bisa melakukan banyak jenis transaksi perbankan contohnya seperti pembayaran, cek saldo, transfer dan lain sebagainya. Pengguna nantinya hanya perlu memasukkan nomor PIN di smartphone agar bisa melakukan semua transaksi yang disediakan layanan SMS Banking.

Meski cukup banyak pengguna SMS Banking, sayangnya tidak diimbangi dengan fitur keamanan di layanan ini sehingga banyak kejahatan yang masih terjadi pada layanan SMS Banking. Layanan SMS Banking rentan terhadap kejahatan sebab ada banyak data pribadi yang harus dimasukkan pelanggan ke konten SMS dari mulai nomor PIN, nomor rekening dan masih banyak lagi.

Kejahatan yang sering terjadi umumnya dilakukan dengan menyadap ketika pengiriman data dari smartphone dilakukan. Data nantinya akan semakin rentang disadap pada pelayanan SMS Banking yang tidak memakai enkripsi di konten SMS. Perlu diingat jika enkripsi bisa dipakai untuk meningkatkan keamanan ketika nasabah menggunakan SMS Banking.

B. Konsep SMS Banking

1 Layanan Push - Pull di SMS Banking

Layanan yang berhubungan dengan SMS Banking bisa dilakukan sebagai message push atau pull. Untuk messages push merupakan pesan yang dikirimkan bank atau lembaga keuangan ke ponsel pelanggan tanpa harus menunggu pengguna memulai permintaan informasi apa pun.

Secara umum, SMS Banking berbentuk notifikasi atau pesan pemasaran seluler namun juga bisa berbentuk peringatan dari beberapa hal yang terjadi pada rekening bank pengguna seperti penarikan uang dari rekening bank, penyetoran uang ke rekening bank, transaksi kartu kredit dan lain sebagainya. SMS Banking juga bisa menjadi peringatan penanda beberapa pembayaran yang sudah katuh tempo atau untuk mengunduh laporan elektronik rekening bank.

Sedangkan message pull pada SMS Banking mengacu pada OTP atau One Time Passwords. OTP ini dipakai sebagai alat terbaru yang digunakan lembaga keuangan serta bank untuk mengatasi banyak jenis kejahatan di dunia maya atau penipuan. OTP tidak mengandalkan kata sandi by-hearted konvensional namun dikirim ke ponsel nasabah memakai mode SMS.

Baca Juga :  Pengertian Analisis : Macam Jenis, Fungsi Tujuan dan Contohnya

Nasabah nantinya akan diminta untuk memasukkan OTP sehingga bisa menyelesaikan transaksi keuangan memakai teknik mobile atau internet banking. OTP yang sudah dikirim tersebut hanya berlaku untuk jangka waktu terbatas serta akan kedaluwarsa ketika digunakan untuk transaksi yang berhasil.

C. Layanan Push & Pull di SMS Banking

Tergantung dari tingkat kenyamanannya, pengguna bisa memilih jenis layanan SMS Banking yang mau digunakan. Pemilihan layanan SMS Banking bisa dilakukan dengan memakai mobile banking atau telepon. Beberapa layanan umum dari SMS Banking tersebut diantaranya adalah:

  1. Mengirimkan saldo akun secara berkala.
  2. Melaporkan kredit seperti gaji serta penerimaan uang lain ke rekening bank.
  3. Pemberitahuan ketika dana yang ada di akun tidak mencukupi.
  4. Memberikan perinngatan untuk beberpa pembayaran yang sudah jatuh tempo.
  5. Menarik uang dari akun.
  6. Bukti pembayaran cek yang sudah berhasil.
  7. Otentikasi dan pembuatan OTP.
  8. Pembayaran tagihan elektronik.
  9. Menjawab pertanyaan seputar saldo akun.
  10. Mentransfer dana.
  11. Menjawab pertanyaan seperti tarif deposit tetao.

D. Manfaat Menggunakan SMS Banking

2 Manfaat Menggunakan SMS Banking

Ada beberapa manfaat yang bisa dirasakan nasabah ketika menggunakan SMS Banking dan berikut beberapa diantaranya:

  1. Untuk membuat permintaan serta menerima informasi perbankan yang relevan dengan hanya menggunakan handphone.
  2. Untuk memeriksa saldo rekening, mengelola rekening, bayar tagihan serta berbagai transaksi keuangan lain memakai konsep SMS Banking.
  3. Memberi kenyamanan yang lebih tinggi sebab nasabah tidak harus ke nasabah setiap saat.
  4. Memberi kemudahan untuk akses ke informasi rekening bank ketika dibutuhkan.
  5. Untuk melihat 3 transaksi terakhir dari rekening serta tagihan kartu kredit dan tagihan lainnya.
  6. Untuk mengganti PIN.
  7. Bisa diakses di hampir seluruh jenis handphone baik itu android, iOS, Windows, JAVA hingga Blackberry.
  8. Dilengkapi dengan banyak fitur seperti autocomplete di isi template SMS Banking, melihat daftar rekening yang dimiliki, mengganti rekening yang dijadikan sebagai sumber dana, top up, membayar listrik, kartu kredit, telepon pasca bayar dan masih banyak lagi.
  9. Dapat digunakan di mana saja dan kapan saja karena hanya mengandalkan jaringan telepon seluler.

E. Kekurangan SMS Banking

Selain bisa memberikan banyak manfaat untuk nasabah, namun SMS Banking juga memiliki kekurangan yang harus diwaspadai yakni kemungkinan penipuan. Ini disebabkan karena SMS memakai enkripsi yang tidak aman serta mudah untuk dipalsukan. Beberapa nasabah mengatakan jika SMS Banking memang tidak seaman saluran perbankan konvensional yang lain seperti ATM serta internet banking. Selain itu, ada juga beberapa kekurangan dari SMS Banking lainnya, seperti:

  1. Pengguna harus mengetahui cara mengirim lewat SMS Banking.
  2. Akan dikenakan biaya SMS dari provider yang dihitung per notifikasi dan umumnya lebih mahal jika dibandingkan biaya SMS biasanya.
  3. Fasilitas transaksi mobile yang dimiliki biasanya terbatas.
  4. Nomor telepon yang bisa mengakses fasilitas ini harus sudah terdaftar pada bank tempat menabung.
  5. Apabila mengganti nomor telepon, maka nomor baru tersebut harus didaftarkan kembali.
Baca Juga :  Internet, Ekstranet, Intranet : Pengertian dan Perbedaan

F. Teknologi yang Digunakan SMS Banking

SMS Banking umumnya terintegrasi dengan komputer bank serta sistem komunikasi. Karena kebanyakan bank mempunyai beberapa host backend, maka sistem perbankan SMS Banking dibuat lebih canggih supaya bisa bekerja pada lingkunga perbankan multi host serta mempunyai antarmuka terbuka sehingga pengiriman pesan antara sistem host perbankan yang ada sudah memakai standar industri atau de facto.

Perangkat lunak pada SMS Banking yang berkembang dengan baik umumnya sudah menyediakan lingkungan kontrol yang kuat serta fleksibel dan bisa dikalakan. Solusi tersebut bisa terhubung dengan baik ke beberapa operator SMS di negara tempat beroperasinya. Tergantung dari volume pesan, maka cara terhubung dengan SMS juga bisa berbeda beda seperti memakai modem sederhana atau dengan cara menghubungkannya lewat leased line memakai protokol komunikasi tingkat rendah seperti UCP, SMPP dan sebagainya.

Sebagian besar dari platform perbankan online sudah dimiliki serta dikembangkan bank yang memakainya. Selain itu, hanya ada satu platform perbankan online open source yang mendukung perbankan seluler serta pembayaran SMS bernama Cyclos yang dikembangkan untuk merangsang serta memberdayakan beberapa bank lokal yang ada di negara berkembang.

G. Kualitas Pelayanan SMS Banking

3 Kualitas Pelayanan SMS Banking

Penyedia SMS gateaway harus bisa memberikan kualitas layanan yang layak untuk bank serta lembaga keuangan yang terkait dengan layanan SMS. Untuk itu, ketentuan Service Level Agreement atau SLA menjadi persyaratan untuk industri seperti ini. Ini sangatlah enting agar bisa memberi jaminan pengiriman pada pelanggan bank atas semua pesan dan juga pengukuran kecepatan pengiriman, throughput dan lain sebagainya. SLA nantinya akan memberi parameter layanan dan solusi perpesanan akan dijamin.

H. Sarana Layanan SMS Banking

Layanan SMS Banking punya menyediakan beberapa pilihan cara yang dapat disesuaikan dengan kemampuan kartu SIM dan smartphone atau sering disebut dengan subscriber interface module yang dipakai dan berikut beberapa diantaranya:

Baca Juga :  Pengertian Kegiatan Ekonomi Adalah : Pelaku, Tujuan, Jenis dan Contoh

1. Lewat SMS Biasa

Ini adalah cara paling umum yang dipakai pada layanan SMS Banking. Pengguna bisa memakai layanan SMS Banking dengan mengetik pesan SMS yang berisi kode tertentu yang sudah ditentukan pihak bank. Sesudah itu, pesan akan dikirim pada nomor yang sudah ditentukan oleh bank.

2. Lewat Menu SIM Toolkit

Pengguna juga bisa memakai layanan SMS Banking lewat fitur yang sudah disediakan operator smartphone. Pengguna juga bisa memilih berbagai fitur khusus dengan cara masuk ke menu SIM Toolkit yaitu fitur yang umumnya ada di kartu SIM.

3. Lewat Aplikasi Khusus

Pengguna juga bisa menggunakan layanan SMS Banking lewat aplikasi khusus yang memang sudah disediakan oleh pihak bank. Aplikasi tersebut juga bisa dipakai sesudah pengguna menginstallnya di smartphone dan sangat tergantung dari spesifikasi smartphone yang dimiliki sehingga cenderung terbatas.

I. Cara Aman Menggunakan SMS Banking

4 Cara Aman Menggunakan SMS Banking
  1. Pastikan nomor ponsel yang dimiliki sudah terdaftar pada layanan bank dan merupakan nomor ponsel pribadi.
  2. Hubungi call center atau cabang bank terdekat jika ponsel yang sudah terdaftar dalam SMS Banking hilang atau dicuri.
  3. Jangan memberitahukan PIN SMS Banking pada orang lain termasuk pada keluarga atau petugas bank.
  4. Hindari mencatat PIN SMS Banking.
  5. Jika transaksi yang dilakukan tidak mendapat balasan, maka bisa menghubungi call center agar bisa dilakukan pemeriksaan.

Cara Registrasi dan Aktivasi BNI SMS Banking Lewat ATM BNI

Daftar pada ATM BNI memakai kartu debit BNI kemudian masuk ke menu registrasi e channel dan lakukan beberapa langkah berikutnya.

  1. Pilih BNI SMS Banking kemudian masukkan nomor ponsel dan buat PIN BNI SMS Banking sebanyak 6 digit.
  2. Masukkan kode OTP aktivasi finansial dan registrasi serta aktivasi SMS Banking sudah berhasil dilakukan.
  3. Nantinya, anda akan mendapatkan struk aktivasi dari ATM BNI dan ponsel akan menerima SMS yang menandakan aktivasi sukses dari nomor 3346.

Cara Registrasi dan Aktivasi BRI SMS Banking Lewat ATM BRI

  1. Masukkan kartu serta PIN kemudian pilih menu Transaksi Lain.
  2. Pilih submenu Registrasi dan pilih submenu SMS Banking.
  3. Masukkan nomor handphone yang akan digunakan untuk bertransaksi SMS Banking.
  4. Buat PIN SMS Banking yang terdiri dari 6 digit dan bisa dibedakan dengan PIN kartu ATM atau disamakan.
  5. Nantinya akan keluar struk yang bertuliskan β€œ selamat, pendaftaran SMS Banking BRI sudah aktif”.



Terimakasih sudah mengunjungi situs kami. Jika terdapat kesalahan penulisan pada artikel atau link rusak, menampilkan iklan tidak pantas dan masalah lainnya, mohon laporkan kepada Admin Web (Pastikan memberitahukan link Artikel yang dimaksud). Atau bagi anda yang ingin memberikan kritik dan saran silahkan kirimkan pesan melalui kontak form di halaman Contact Us.



Previous articlePengertian ATM : Sejarah, Sistem, Fungsi, Macam Jenis, Cara Aman dan Alternatif