Pengertian Meteor : Ciri Ciri, Kategori dan Jenis

Jika dilihat dari ilmu geografi, ada benda langit dan jenisnya. Salah satu benda langit yang paling sering didengar adalah meteor. Banyak orang yang menganggap jika meteor merupakan benda langit yang telah jatuh ke bumi dan yang belum jatuh dinamakan dengan meteorid. Namun ini tidak bisa dianggap sepenuhnya benar namun juga tidak bisa dianggap salah.

A. Pengertian Meteor

Meteor adalah penampakan dari jalur jatuhnya meteorid ke atmosfer bumi dan biasanya lebih sering disebut dengan bintang jatuh. Ini bukanlah sekedar sebutan jika meteor benda langit yang telah jatuh ke bumi akan tetapi penampakan jalurnya ketika memasuki atmosfer bumi.

Penampakan tersebut bisa terjadi karena jalur jatuhnya meteorid ke atmosfer bumi yang dikarenakan panas dari tekanan ram. Jika ada yang beranggapan jika terjadi gesekan atmosfer atau udara, maka tidak bisa dianggap salah. Ini merupakan anggapan sebelum ada teori tentang tekanan ram.

Pada ilmu fisika, tekanan ram bisa dijelaskan sebagai tekanan yang dihasilkan benda yang bergerak dengan kecepatan supersonic pada medium fluida seperti gas dan cairan. Tekanan ram bisa menghasilkan gaya hambat yang besar di benda yang jatuh yang dinamakan dengan meteorid.

Tekanan ram bisa mengakibatkan jalur jatuhnya meteorid dan membuatnya terlihat vercahaya ketika jatuh. Saat terjatuh, meteorid akan memiliki kecepatan yang tinggi dan memasuki atmosfer membuatnya menghasilkan tekanan udara besar dibandingkan dengan di depan meteorid. Tekanan tersebut kemudian akan memanaskan udara yang akhirnya memanaskan meteorid sehingga meteorid akan terbakar dan dikenal dengan sebutan bintang jatuh.

B. Ciri Ciri Meteor

Jika dilihat secara visual, maka meteori memiliki ciri bersinar terang seperti bintang jatuh berukuran kecil. Jika meteorid yang jatuh masuk ke atmosfer tidak habis dan sampai ke permukaan bumi, maka dinamakan dengan meteorit.

✔️  Pengertian Klorofil : Macam Jenis, Fotosintesis dan Produksi Oksigen

Jika dilihat dari urutannya sebelum meteor maka dinamakan dengan meteorid yakni benda angkasa yang lebih kecil dari asteroid. Meteorid yang masuk ke atmosfer bumi dinamakan dengan meteor. Ketika sampai di atmosfer, maka meteor tidak akan habis dan bisa sampai ke permukaan bumi yang dinamakan dengan meteorit.

C. Jenis Meteor

Meteor yakni meteorid yang sampai ke bumi bisa dibagi menjadi tiga kelompok, yakni:

1. Besi

Dari komposisi meteor yang ditemukan terdiri dari paduan beski, nikel dan juga kristal. Meteorit sama seperti inti luar bumi menurut pendapat para ahli. Jika dilihat dari jumlahnya, maka ditemukan jika meteorit besi berjumlah sekitar 4.8% dari keseluruhan meteorit yang ditemukan.

2. Stony

Meteorit bebatuan atau disebut dengan stony menjadi jenis yang paling umum ada dan memiliki ragam yang banyak. Meteorit stony ini dibagi menjadi 3 sub klasifikasi, yakni:

  • Chondrites yang mengandung chondrules.
  • Chondrites yang mengandung chondrules dan mineral volatile.
  • Achondrites yang tidak mengandung chondriles.

D. Jenis Meteor Berdasarkan Kategori Tertentu

Meteor juga bisa dibedakan menjadi beberapa jenis berdasarkan kategori tertentu dan berikut beberapa diantaranya:

1. Berdasarkan Asal Usul

Jika dilihat berdasarkan asal usulnya, maka meteor bisa dibagi menjadi 3 jenis, yakni:

a). Meteor Asteroidal

Meteor ini adalah meteorit dari serpihan asteroid atau planet yang hancur atau meledak. Planet atau asteroid yang pecah tersebut nantinya akan berubah menjadi bagian yang lebih kecil sehingga disebut dengan meteorit.

b). Meteor Kekometan

Meteor kekometan adalah serpihan komet yang mengandung meteorit seperti yang ada pada komet dengan bahan penyusun seperti gas dan komponen padat yang lain.

c). Meteor Parabolis

Meteor parabolis adalah pecahan benda luar angkasa namun belum diketahui dengan pasti sebenarnya apa benda tersebut.

✔️  Pengertian Kolesterol : Tanda Gejala, Faktor Resiko dan Penanganan

2. Berdasarkan Hujan Meteornya

Jenis meteor juga bisa dibedakan menjadi hujan meteornya yakni dibagi menjadi 4 macam:

a). Hujan Meteor Orionid

Hujan meteor orinoid adalah hujan yang terjadi tiap tahun yang biasanya di bulan Oktober. Nama Orionid diambil dari tempat bercahaya yang menjadi titik meteor yang melintas yang dinamakan dengan konstelasi orion. Proses peristiwa terjadinya hujan meteor orionid umumnya akan terlihat jelas berwarna kuning dan hijau.

b). Hujan Meteor Perseid

Hujan meteor Perseid umumnya terjadi di atas rasi bintang perseus dan kemungkinan juga terjadi ketika bumi melewati aliran meteor bernama awan perseid. Lewat pengamatan yang sudah dilakukan sejak 2 abad lalu, hujan meteor ini terjadi pada pertengahan Juli hingga Agustus setiap tahunnya. Meteor ini bisa terlihat jelas di belahan bumi utara ketika malam musim panas dan langit sedang cerah.

c). Hujan Meteor Geminids

Ini adalah meteor yang terjadi akibat meteor dari asteroid yang disebut 3200 Phaeton. Dari pandangan yang sudah dilakukan 1.5 abad lalu, hujan meteor ini terjadi di bulan Desember.

E. Sejarah dan Teori Terbentuknya Meteor

Meteor merupakan benda luar angkasa yang berbentuk kecil jika dibandingkan dengan asteorid namun lebih besar dari molekul di sistem tata surya. Umumnya, asteorid terjadi karena tabrakan benda tertentu yakni planet, asteorid atau komet sehingga pecahan atau sisa benda akan keluar dari lintasan asalnya.

Meteorid pecahan benda nantinya akan masuk ke atmosfer bumi dengan bebas dan dinamakan dengan meteor. Ketika ada di atmosfer bumi, maka meteor akan terbakar karena peristiwa gesekan antara kecepatan yang tinggi dan udara.  Umumnya, meteor akan terbakar habis dan menguap sepenuhnya sehingga tidak menyentuh permukaan bumi yang dinamakan dengan meteorit.

✔️  Cara Melatih Public Speaking - 19 Tips Materi Terbaru Gratis

DAFTAR ISI :

error: This content is protected by DMCA