Menghapus Virus Otomatis Di HP Android Gratis
4.67/5 (6)

Virus pada Smartphone tidak sama dengan Virus pada Komputer saat ini, Pada dasarnya untuk sekarang ini masih sangat jarang Virus berbahaya di Android menyerang smartphone masyarakat umum. Tentunya virus akan lebih ditargetkan kepada kalangan atas atau orang penting yang memiliki data yang cukup penting. Tetapi masih tidak menutup kemungkinan Ponsel masyarakat biasa juga bisa terkena virus. Perlu diperhatikan kebanyakan masalah yang dianggap virus android oleh kebanyakan orang adalah Adware, yaitu Virus iklan di android. Untuk malware dan spyware masih sangat jarang ditemukan dikalangan masyarakat umum, dan jika terjadi kerusakan perangkat korban seperti kehilangan data force close ataupun bootloop lebih sering terjadi bukan karena virus di android tetapi lebih sering bersumber dari kesalahan system atau kelalaian pengguna.

Baca Juga : Apakah android bias terkena virus ?

Tips Menghapus Virus di Smartphone Paling Ampuh dan Mudah :

1. Mendeteksi Virus

Bagi anda yang sudah terbiasa melakukan Oprek atau Modifikasi android tentunya tidak akan kesulitan untuk memedakan file yang mencurigakan atau tidak tetapi bagi penggunna awam sangat disarankan untuk melakukan scanning menggunakan Antivirus Android yang terpercaya. Dengan menggunakan antivirus maka file yang berpotensi memiliki dan mampu mengaktifkan virus akan bias dilihat dan dihapus sehingga smartphone akan dalam keadaan aman terbebas dari virus.

2. Menghapus / UnInstall Aplikasi

Terkadang terdapat satu aplikasi yang mengkacaukan sebuah system mungkin bukan karena virus tetapi karena tidak cocoknya Aplikasi dengan perangkat anda sehingga menimbulkan kerusakan seperti ForceColose dan eror pada yang lainnya. Cara ini bias dilakukan jika aplikasi yang membuat masalah masih tetap bias mengakses android dengan baik walau terdapat sedikit gangguan. Sehingga anda bisa melkukan Uninstall manual dengan melalui menu pengaturan pada android.

Cara ini juga sangat bisa digunakan pada Aplikasi berbasis Adware yang hanya mengirimkan iklan secara brutal tanpa penggunan aplikasi yang jelas. Tentunya dengan mencopot pemasangan pada aplikasi yang berpotensi memiliki sifat Adware akan membuat android anda lebih cepat untuk digunakan dan juga RAM terasa lega.

3. Factory Reset / Hard Reset

Bagi perangkat yang sudah mengalami tingkat lebih parah dari sekedar Force Close dimana Android terasa sudah tidak layak pakai dari pertama kali beli, mungkin Factory Rest bisa anda coba dimana melakukan Mode Set Ulang Pengaturan dari Pabrik yang mana akan mengembalikan perangkat Smartphone pengguna seperti diawal peratama membeli android tersebut. Untuk melakukan ini caranya sangat mudah dan tanpa memerlukan akses Root, anda bisa melakukan Factory Reset melalui menu Setting. Tentunya dengan melakukan ini pengguna akan kehilangan semua data dan aplikasi yang telah terinstal di Memory Internal, tetapi data di memori external akan tetap aman.

Selain melakukan Reset ke mode pabrik melalui menu setting pengguna juga bisa melakukan hardreset melalui Recovery Mode. Cara ini biasanya dilakukan bagi Perangkat Android yang sudah tidak bisa mengakses android secara normal atau sedang mengalami Bootloop. Melalui Recovery Mode pengguna bias melakukan Wipe Clear Data & Cache yang akan membuat smartphone kembali dalam mode default sebagaimana pengaturan disaat pertama mebeli perangkat Android.

4. Instal Ulang / Flash Android

Mungkin anda berpikir kenapa tidak melakukan hardreset dan harus repot melakukan Instal ulang, nah berbeda kasus dengan HardReset. Terkadang android yang sudah kehilangan banyak data file dari bawaan pabrik harus dikembalikan dengan melakukan Flashing Android yang fungsinya untuk mengembalikan dan menginstal kembali data yang telah hilang baik disengaja maupun tidak disengaja.

Instal ulang dilakukan jika seorang yang pernah melakukan Rooting android membuat kesalahan baik disadari maupun tidak. Karena hard reset hanya mengembalikan data yang sudah ada untuk digunakan kembali sementara jika file system hilang karena sudah memiliki akses root yang pernah menghapus data pada system harus di install lagi dengan cara flash android.

5. Service Center

Cara terahir merupakan hal yang paling ampuh dimana masalah akan diatasi oleh yang lebih ahli. Daripada anda melakukan troubleshooting yang sangat berseiko tentunya akan lebih aman jika masalah kita serahkan pada yang lebih ahli, apalagi jika android masih memiliki kartu garansi yang aktif.

Namun bagi anda yang ingin melakukan oprek android atau memperdalam ilmu mengenai android sangat disarankan untuk mengatasi setiap masalah pada smartphone tanpa bantuan service. Tetapi cara ini sebaiknya dilakukan jika masa garansi sudah habis.

Please rate this



Contact Us!

Terimakasih sudah mengunjungi situs kami. Apakah artikel ini perlu tambahan penjelasan? Jika terdapat kesalahan penulisan pada artikel atau link rusak, menampilkan iklan tidak pantas dan masalah lainnya, mohon laporkan kepada Admin Web (Pastikan memberitahukan link Artikel yang dimaksud). Atau bagi anda yang ingin memberikan kritik dan saran silahkan kirimkan pesan melalui kontak form dibawah ini.