Nasihat di bulan Rajab, Ayo Kita renungkan !

Jagad.idNasihat di bulan Rajab. Nasihat dalam menjalankan ibadah di bulan Rajab yang perlu bahkan dianjurkan untuk diamalkan. Memasuki bulan Rajab ini, para ulama banyak memberikan petuah dan nasihat dalam menjalankan bulan rajab. Jangan sampai kita melewatkan kesempatan yang datang setahun sekali ini. Salah satu nasihat yang diberikan dari ulama yang sudah tidak asing lagi di dunia ini, yaitu Habibana Umar bin Hafidz dari Hadramaut, Yaman.

10 Nasihat dibulan Rajab – Habib Umar bin Hafidz

Habib Umar bin Hafizd memberi beberapa nasihat dan petuah untuk kita semua umat muslim untuk memuliakan bulan Rajab. Nasihat dan petuah ini dapat kita amalkan untuk memperoleh keberkahan pada bulan yang mulia ini. 10 Nasihat dalam menjalankan bulan Rajab antara lain :

1. Memohon ampunan dari Allah SWT dan bertobatlah dengan ikhlas.

2. Mempunyai Kemauan untuk sungguh-sungguh dekat dengan Allah dengan melakukan apa yang diperintahkan dan menjauhi segala larangan-Nya. Misalkan, belajar melatih diri menjalankan solat wajib tepat waktu dan dengan ditambah solat sunnah lainnya.

3. Membenahi dan memperbaiki diri serta berusaha mengamalan sunah Nabi Muhammad SAW dalam segala hal yang kita kerjakan. Seperti, perbanyak membaca dzikir sayyidul Istigghfar.

Baca Juga : 4 Sunnah Nabi pada bulan Rajab

4. Memperbanyak shalat dengan masih tetap menjalankan sunnah Nabi dengan penuh ketaqwaan. Disamping itu, upayakan shalat berjemaah di shaf paling depan tanpa melewati takbir pembuka (Takbiratul Ihram).

5. Semangat lagi dalam membaca Al-Qur’an dengan membaca ayat-ayat suci Al-Qur’an sekalian merenungkan artinya. Selanjutnya mempraktikkannya dalam ibadah dan aktivitas setiap hari. Contohnya dengan membaca Al-Qur’an sehari satu juz (One Day One Juz).

6. Istiqomah dalam membaca dzikir pagi dan malam. Sesudah sholat atau pada kondisi apa saja seperti masuk ke rumah, tidur dan makan (Bacalah dzikir pagi dan petang dan doa-doa yang di anjurkan oleh para ulama, habaib dan kiai).

Baca Juga : Bulan Rajab adalah Pintu Gerbang Ramadhan

7. Mempererat tali ukhuwah insaniyah dengan bersilahturahmi dengan keluarga, teman dekat, famili, tetangga dan hamba Allah secara umum dan hamba-hamba-Nya yang sholeh (Para ‘alim ulama). Semisal, mendatangi pengajian yang diselenggarakan oleh ustadz atau kiai di mushola atau masjid.

8. Berpuasa pada beberapa hari yang disunnahkan dan mampu melakukannya, seperti di hari Senin dan Kamis atau puasa Yaumul Baidl (setiap tanggal 13, 14, dan 15) pada bulan-bulan tertentu.

9. Memperbanyak bersedekah, menolong orang yang membutuhkan, dan perlakukanlah mereka secara ikhlas dan penuh kebaikan. Contohnya, menyantuni anak yatim piatu dengan penuhi keperluan pokoknya sehari-sehari (Sembako, sandang pangan dll).

10. Perbanyaklah beribadah diakhir malam bulan itu. Saat malam itu, usahakan membenahi keadaan rohani (Spiritualitas) kita agar termasuk ke dalam kelompok orang yang diridhoi dan dicintai Allah dalam Al-Qur’an, yakni beberapa orang yang mengeluarkan harta bendanya untuk beramal dan berdo’a memohon ampunan kepada-Nya diakhir malam. Misalkan, perbanyak shalat tahajud, sholat taubat dan sholat hajat.

Baca Juga : 5 Tanda-tanda Allah mencintai Hambanya

Nasihat di bulan Rajab : Do’a yang dianjurkan ketika masuk bulan Rajab

Terakhir, selain mengamalkan Nasihat di bulan Rajab mari kita jangan lupa berdoa supaya kita diberikan keberkahan pada bulan Rajab ini, dan pertemukan di bulan Sya’ban, hingga kita bisa menikmati keagungan bulan Ramadhan. Berikut do’a yang dianjurkan para ulama ketika masuk bulan rajab, yaitu :

اللَّهُـمَّ بَارِكْ لَنَا فِي رَجَبٍ وَ شَعْبَانَ وَ بَلِّغْنَا رَمَضَان

Artinya : “Ya Allah, berkati kami di bulan Rajab dan Sya’ban serta sampaikanlah kami ke bulan Ramadan (HR. Baihaqi no. 3921 & HR. Bazzar no. 6468; hadis serupa ditemukan di Musnad Ahmad no. 2228).”

Demikianlah pembahasan tentang 10 Nasihat dibulan Rajab oleh Habibana Umar bin Hafidz ketika masuk bulan Raja. Semoga kita bisa mengamalkan Nasihat dibulan Rajab tersebut dengan Istiqomah. Aamiin.

Kelebihan/Keutamaan bulan Rajab

Alhamdulillah kita masuk awalnya bulan Rajab 1444 H, hingga kita bisa tingkatkan keimanan dan ketakwaan ke Tuhan Yang Maha Esa sebagai perbekalan hidup di dunia, alam barzah (kubur) dan akhirat. Aamiin Yarabbal ‘alamiin.

1. Bulan Rajab adalah dari 4 bulan (Rajab, Dzhu’l-Qa’dah, Dzul-al-Hijjah, Muharram) Maha Suci Allah SWT berdasar firman-Nya dalam Surat At-Taubah ayat 36. Sejauh ini 4 bulan (empat) kita tidak dapat menantang atau berperang terkecuali kita protektif bertahan karena kita terserang. Disamping itu, kita harus tingkatkan amal beribadah, dan menghindari dari perilaku melakukan dosa.

Bulan Rajab ialah bulan permulaan penyiapan jasmani, rohani dan ekonomi untuk melaksanakan ibadah pada bulan Ramadhan, sampai Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berdoa :

اللهم بارك لنا في رجب وشعبان وبلغنا رمضان

Artinya : “Mudah-mudahan Allah memberkati kita di Rajab dan Sya’ban dan memberkat sampai bulan Ramadhan”

2. Bulan Rajab ialah bulan yang ada kejadian-peristiwa penting yakni Isra’ dan Mi’raj Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, dan perintah shalat harus 5 waktu yang diterima. langsung dari Rasulullah saw, langsung dari Allah SWT, tanpa perantaan Malaikat Jibril AS.

Nah, demikianlah tambahan pembahasan tentang nasihat di bulan rajab. Semoga kita mendapat keberkahan bulan mulia ini dan meneladani perilaku nabi saw dalam beramal dan beribadah. Sekian, semoga bermanfaat dan Terima kasih.

error: This content is protected by DMCA