Home artikel Mysophobia : Ciri-Ciri Gejala, Tes, dan Cara Menyembuhkan

Mysophobia : Ciri-Ciri Gejala, Tes, dan Cara Menyembuhkan

Mysophobia Ciri-Ciri Gejala, Tes, dan Cara Menyembuhkan

Mysophobia : Ciri-Ciri Gejala, Tes, dan Cara Menyembuhkan – Kebanyakan orang tidak memiliki masalah dengan kotoran, debu, dan hal lainnya yang berhubungan dengan kotor. Namun ada sebagian orang yang memiliki masalah dengan itu, bahkan bisa dibilang berlebihan saat melihat atau menyentuh sesuatu yang kotor. Ketidak normalan ini dinamakan mysophobia yang secara harfiah memiliki arti ketakutan berlebih terhadap kontaminasi kuman, kotor, debu, bakteri, serta resiko terkena infeksi penyakit.

Ciri – Ciri Gejala Penyakit Mysophobia

  1. Selalu menghindari tempat yang dianggap penuh dengan kotoran dan kuman oleh si penderita.
  2. Membersihkan ruangan secara berlebihan bahkan bisa berkali-kali dalam setiap hari.
  3. Mandi dan mencuci tangan bisa beberapa kali dalam sehari dan dilakukan secara berulang.
  4. Tidak mau berbagi barang-barang pribadi dengan siapapun.
  5. Tidak mau menggunakan toilet umum walaupun ingin buang hajat saat berada di tempat umum.
  6. Menghindari segala jenis bentuk sentuhan atau kontak fisik dengan orang lain.
  7. Menghindari tempat-tempat ramai dan juga binatang.
  8. Menolak untuk berbagi makanan dengan siapapun.

Dari gejala yang muncul pada penderita mysophobia, juga terdapat efek buruk yang dialami si penderita saat gejalanya muncul diantaranya yaitu jantung berdebar-debar, sesak napas, keringat mengucur dengan deras, mual (bahkan ada yang sampai muntah), seluruh tubuh gemetaran, munculnya kepanikan yang berlebihan bahkan sampai menangis ketika dirinya terkena kotoran atau bakteri jenis apapun.

Lebih parahnya lagi, gejala yang muncul pada penderita myshophobia tersebut bisa tiba-tiba muncul hanya ketika penderita melihat tanpa menyentuh kotoran secara langsung. Misalnya saat ia melihat pekerja taman sedang mencabuti rumput atau ilalang, melihat penjaga kebersihan sedang membersihkan toilet, atau melihat petugas yang sedang mengangkut sampah.

Baca Juga : Ciri Ciri Phobia Sosial Dan Obat Alami Mengatasinya

Tes Mysophobia Penyebab Mysophobia

Untuk mengecek apakah anda mengidap mysophobia atau tidak itu cukup mudah. Biasanya pengidap mysophobia akan selalu merasa apapun yang disentuhnya dapat mengotori tubuh misalnya dengan bakteri atau virus. Biasanya mereka membawa alat pembersih pribadi yang selalu dibawa kemana-mana.

Lantas apa yang menyebabkan penderita mengalami kelainan pada kotoran tersebut? Sebenarnya, tidak ada penyebab pasti yang menjadikan seseorang menjadi penderita mysophobia. Tetapi kemungkinan besar hal itu disebabkan oleh faktor genetik, lingkungan, atau trauma psikologis yang pernah terjadi di masa lalu. Tetapi, trauma yang terjadi pada otak juga bisa menjadi salah satu penyebab munculnya mysophobia di diri seseorang.

Perbedaan Mysophobia Dengan OCD ( Gangguan Obsesif Kompulsif )

Selain mysophobia atau sering disebut dengan fobia kuman, ada kelainan yang hampir serupa yaitu OCD (gangguan obsesif kompulsif). Biasanya penderita OCD akan lebih sering cuci tangan dibanding orang normal pada umumnya, gejalanya memang hampir sama dengan mysophobia. Yang membedakan kedua gejala tersebut adalah motivasi atau tujuan penderita dalam mencuci tangan.

Misalnya saja pada penderita OCD, cuci tangan dilakukan untuk meredakan stress dan rasa panik yang dialami oleh penderita. Sedangkan bagi penderita mysophobia, cuci tangan dilakukan karena penderita memang takut akan kotor atau kuman yang menempel di tangan mereka sehingga bisa dilakukan berulang kali.

Cara Menyembuhkan Mysophobia

Penyembuhan penyakit mysophobia harus diawali dengan niat sembuh dari si penderita terlebih dahulu, setelah itu baru harus ada tindakan tegas untuk pengobatan. Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk menyembuhkan penyakit takut kotor itu adalah dengan hipnoterapi. Langkah awal hipnoterapi itu dengan sengaja mendekatkan penderita dengan benda yang ia takuti.

Selain itu ada cara lain yang mungkin bisa dilakukan oleh penderita yaitu konseling, kecuali jika penyakit mysophobia sudah sangat parah maka dokter atau psikolog akan memberi obat-obatan seperti misalnya obat antidepresan dan antikecemasan. Jika hanya pada tahap konseling maka dokter atau psikolog akan membantu pasien untuk mengeksplorasi segala hal yang ditakuti oleh pasien tersebut.

Hal-Hal Yang Dilakukan Hipnoterapi Untuk Membantu Penyembuhan Pasien Mysophobia

  1. Cari akar masalah atau penyebab pasti si penderita mengalami mysophobia, karena belum tentu penyebabnya dari trauma masa lalu yang buruk bisa saja penyebabnya karena kebiasaan semata.
  2. Gunakan physical suggestibility pada pasien, setidaknya gunakan sekitar 20% untuk menyentuh ruang pribadi pada otak pasien.
  3. Pasien akan dipandu untuk menyadari bahwa gejala mysophobia muncul secara tidak sengaja, selain itu pasien juga akan dipandu untuk menyadari bahwa dengan melakukan hipnoterapi maka ia akan normal kembali dan tidak takut lagi akan kotor.

Para orang tua diharuskan untuk tidak berlebihan mengajarkan atau memperlihatkan sesuatu pada anak-anak sejak mereka kecil. Misalnya anak-anak tidak boleh berdekatan dengan kotor atau kuman sama sekali, melarang mereka tidak main kotor-kotoran masih masuk akal tetapi jangan sampai berlebihan contohnya anak-anak tidak boleh keluar rumah sama sekali karena taku badan atau tangan dan kakinya terkena debu.

Baca Juga : Cara Hipnoterapi Diri Sendiri – Self Hypnosis

Karena apa yang orang tua ajarkan di masa kecil bisa berakibat buruk pada kondisi mentalnya di saat ia dewasa nanti. Mungkin itu juga yang menjadi penyebab gejala mysophobia muncul pada seseorang, karena sejak kecil ia diajarkan untuk terlalu bersih sehingga alam bawah sadarnya menangkap bahwa ia tidak boleh berdekatan dengan jenis atau kontaminasi kotoran dan kuman sama sekali. 5/5 (1)

Please rate this

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.