contoh puisi tentang keindahan alam 2 bait

Puisi adalah salah satu karya seni yang menggunakan tulisan sebagai medianya, sehingga tergolong dalam karya sastra. Bahasa yang digunakan pada puisi menggunakan bahasa yang memiliki makna untuk memberikan kesan estetik dan semantik. Umumnya puisi memiliki bait dan baris dengan jumlah tertentu.

Daftar Isi Puisi Tentang Keindahan Alam 2 Bait :

Puisi lebih memiliki kata yang padat dan ringkas yang mana dihasilkan melaui endapan pikiran, perasaan, dan imajinasi lalu diimplementasikan menjadi sebuah tulisan. Berikut ini adalah contoh puisi tentang keindahan alam 2 bait.

Munajat Alam

Aku mendengar kicauang burung yang indah,
Memberi petunjuk hari telah mulai
Juga sebagai penjaga alam semesta
Tubuhku membeku terpesona akan keindahannya
Anugerah yang begitu besar
Dari Sang Pencipta untuk yang dikasihi-Nya

Menutup mata sejenak,
Merasakan sejuknya gunung-gunung
Menghirup sedalam mungkin menuju pernapasan
Rumah yang damai
Tempat yang tentram

Damai

Hatiku damai mendengar air yang bergemiricik lembut
Kubentangkan kedua tanganku
Kugenggam udara dan air
Kuteguk udara dan air
Kesegaran alam

Tuhan,
Ini adalah titipan-Mu
Kan kujaga selalu
Pundakku tak dapat memikulnya
Jika tanpa-Mu 
Sang Pencipta Alam

Hembusan Udara Bukit

Pohon-pohon menari
Menyambut mentari
Tersipu malu bersama burung-burung
Memuji kehangatan mentari

Asri nan damai alam ini
Tak ingin ku beranjak
Sejuk hingga relung hati ini
Tak ada duanya 
Tempatku mengadu lelah

Alamku Sempurna

Alamku yang sempurna
Tak ciptaan dari Yang Esa
Emas dan permata
Menjadi upeti
Tak pernah mampu
Menyanding nama itu

Air menari-nari bersama pasir-pasir
Menyapa bocah-bocah pinggir pantai
Camar-camar terbang bebas di atasnya 
Mengharap kedatangan ikan-ikan

Di Tepi Pantai

Gelombang pantai membelai kedua kakiku
Dingin merasuk ke dada
Ikan-ikan genit
Perasaan suka bertambah

Memandang ufuk yang merah
Indah di mata
Sinar mentari yang takjub
Menyatukan langit 
Hamaparan biru pun terbentang

Alam Tuhanku

Tuhan,
Aku ingin menikmati ciptaan-Mu
Untuk yang kesekian kalinya
Sebelum ragaku melebur bersama tanah
Sebelum rohku berpisah dengan jasad
Aku ingin menjaga alam-Mu
Agar lestari berkepanjangan

Angin mendesir sepoi-sepoi
Di lereng-lereng gunung nan hijau
Bocah-bocah dengan riang bertelanjang kaki bersenang-senang
Dengan cangkul di punggung
Dan bakul di tangan
Juga topi caping di atas kepalanya 
Dari sang raja siang

Petani Desa

Kumpulan orang-orang desa mencangkul
Memetak-metak sawah
Irigasinya digunakan sebagai permainan bocah-bocah di sana
Semua riang tanpa beban

Air di sungai gemericik terasa syahdu
Mengiringi burung burung bersenandung
Gurauan petani dan bocah bocah polos
Bertelanjang kaki bersama alam
Merasakan nuansa 
Harmoni

Musim Panen

Musim ini pun tiba
Yang dinanti nantikan
Hijau pun menjadi kuning
Riuh bocah bocah bermain
Memotong padi ramai ramai

Sungguh
Damai yang tak tergantikan
Di bumi ini
Harta emas pun tak mampu
Sebongkah batu pun tak dapat
Dibandingkan dengan segenggam padi 
Segenggam harapan petani

Tempat Berpijak

Mataku terbuka
Dengan alam manja menyapa
Tumbuhan subur
Memberi kenyamanan jiwa
Pohon pohon berseri

Di sudut pulau
Di seberang sana
Hewan dan tumbuhan saling bercengkrama
Rotasi perputaran hidup yang damai
Senang
Lepas
Dan damai

Itulah beberapa contoh puisi tentang keindahan alam 2 bait yang bisa kita bacakan sebagai bentuk kekaguman kita pada alam semesta. Sudah semestinya kita menjaganya dan melestarikannya agar asri dan indah dipandang.