Peta Kota Palu

Sejarah Singkat Palu

Sedikit mengulas sejarah mengenai kota palu. Asal mula dari terbentuknya kota Palu ternyata berawal dari sebuah kerajaan. Saat itu kerajaan tersebut merupakan gabungan dari 4 buah desa / kampung, dimana desa / kampung tersebut adalah Besusu, Tanggabanggo, Panggovia dan Boyantongo. Keempat kampung ini pun sepakat membentuk sebuah Dewan adat yang disebut dengan Patanggota. Dewan Adat yang terpilih pun memiliki tugas salah satunya yaitu memilih Raja dan para pembantunya.

Seiring berjalannya waktu, kerajaan Palu semakin dikenal oleh wilayah yang berada disekitarnya. Keberadaan Kerajaan Palu pun semakin berpengaruh, dan inilah yang menjadi salah satu sebab mengapa pihak Belanda mulai melakukan pendekatan terhadap kerajaan Palu. Di dalam riwayat sejarah, kunjungan pertama kali Belanda ke kota Palu terjadi pada tahun 1868. Saat itu Belanda mencoba mendapatkan perlindungan dari Raja Maili (Mangge Risa), atas ancaman yang datang dari Manado.

Namun sayang, budi baik dari Raja Maili dibalas dengan air tuba oleh bangsa Belanda. Saat itu tepatnya tahun 1888, Gubernur Belanda untuk wilayah Sulawesi menyerang daerah Kayumalue (salah satu kawasan di kota Palu Utara). Pria tersebut (Gubernur Belanda) menyerang wilayah Palu bersama dengan rombongan tentara dan beberapa kapal laut. Aksi penyerangan terhadap kerajaan Palu pun sontak membuat kaget masyarakat kerajaan. Bahkan, nyawa Raja Maili pun tidak terselamatkan dari peristiwa tersebut. Setelah wafatnya Raja maili, posisinya pun digantikan oleh Raja Jodjokodi.

Singkat cerita, di tahun 1942 terjadi pemindah kekuasaan dari tangan Belanda ke pihak Pasukan Jepang. Sesaat setelah itu, efek dari perang dunia kedua pun terbawa sampai ke Sulawesi. Kota Donggala yang sebelumnya menjadi pusat ibukota Afdeling Donggala diluluh lantahkan oleh pasukan Jepang dan sekutu. Peristiwa dan kondisi ini pun membuat pusat pemerintahan di alihkan ke wilayah kota Palu. Proses pemindahan ini pun mengubab status wilayah kota Palu menjadi Kepala Pemerintahan Negeri (KPN) yang setingkat dengan Kabupaten. Bukan itu saja, pemindahan wilayah pemerintahan ini juga membuat kota Palu masuk kedalam wilayah Sulawesi Tengah yang berpusat di kabupaten Poso. Penetapan ini tercantum dan sesuai dengan UU nomor 4 Tahun 1950. Dan puncaknya adalah saat Sulawesi Tengah membentuk sebuah Residen Koordinator di tahun 1957, yang sekaligus menjadi momentum bagi kota Palu dipilih menjadi Ibukota Keresidenan (Karesidenan adalah pembagian administrasi pemerintahan pada masa pemerintahan Belanda).

Pada tahun 1978, status kota Palu yang sebelumnya sebagai wedana (Kabupaten Wilayah Tingkat II) diangkat menjadi ibukota Provinsi Daerah Tingkat I Sulawesi Tengah. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 1978, kota Palu resmi ditetapkan sebagai wilayah kota Administratif.

Lokasi Geografis

Kota Palu memiliki luas sekitar 395,1 km², dengan jumlah penduduk berkisar pada angka 342.754 jiwa (estimasi sensus 2015). Kota ini terletak tepat pada koordinat 0°54′S 119°50′E, tepat berada di garis Khatulistiwa. Kota ini memiliki iklim tropis seperti wilayah Indonesia pada umumnya. Suhunya berkisar antara 23 derajat celcius sampai dengan 36,5 derajat celcius. Secara umum, curah hujan tertinggi di kota Palu biasa berlangsung pada bulan Desember, Januari, Mei, dan Agustus (tidak mutlak).

Saat ini, di dalam wilayah kota Palu terdapat 8 titik kecamatan, lihat dibawah ini:

  • Mantikulore, Palu
  • Palu Barat, Palu
  • Palu Selatan, Palu
  • Palu Timur, Palu
  • Palu Utara, Palu
  • Tatanga, Palu
  • Tawaeli, Palu
  • Ulujadi, Palu  

Adapun batas wilayah administratif dari kota Palu adalah sebagai berikut.

  • Sebelah Utara : Kabupaten Donggala
  • Sebelah Selatan : Kabupaten Sigi
  • Sebelah Barat : Kabupaten Donggala
  • Sebelah Timur : Kabupaten Donggala dan Kabupaten Parigi Moutong

Lokasi Wisata

Kota Palu merupakan salah satu kota yang memiliki destinasi wisata alam yang sangat menakjubkan. Mulai dari pemandangan alam yang penuh pesona, hingga binatang/hewan endemik asli Sulawesi Tengah. Berikut dibawah ini telah kami rangkum lokasi / tempat wisata alam terbaik di kota Palu dan sekitarnya.

  • Air Terjun Saluopa
  • Lokasi : Leboni, Pamona Pusalemba, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah
  • Anjungan Nusantara
  • Lokasi : Besusu Barat, Palu Timur, Kota Palu, Sulawesi Tengah
  • Anjungan Pantai Talise
  • Lokasi : Besusu Bar, Palu Tim, Kota Palu, Sulawesi Tengah
  • Danau Lindu
  • Lokasi : Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Indonesia
  • Danau Poso
  • Lokasi : Kabupaten Poso, Provinsi Sulawesi Tengah
  • Danau Sibili
  • Lokasi : Jl. Penggalembah Pantoloan, Pantoloan, Palu, Kota Palu, Sulawesi Tengah
  • Gunung Gawalise
  • Lokasi :  Kota Palu Sulawesi Tengah
  • Pantai Boneoge
  • Lokasi : Boneoge, Banawa, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah
  • Pantai Enu
  • Lokasi : Enu, Sindue, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah
  • Pantai Kaluku
  • Lokasi : Limboro, Banawa Tengah, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah

Sub judul mengenai lokasi wisata diatas sekaligus menutup artikel kita kali ini. Semoga para pembaca dapat terbantu dengan informasi yang telah kami sampaikan. Dan jangan lupa, bila anda merasa konten yang kami hadirkan telah membantu anda, jangan sungkan sungkan membagikannya di social media anda. Sekian dan terima kasih. Bye!




Terimakasih sudah mengunjungi situs kami. Jika terdapat kesalahan penulisan pada artikel atau link rusak, menampilkan iklan tidak pantas dan masalah lainnya, mohon laporkan kepada Admin Web (Pastikan memberitahukan link Artikel yang dimaksud). Atau bagi anda yang ingin memberikan kritik dan saran silahkan kirimkan pesan melalui kontak form di halaman Contact Us.