Seni Rupa : Pengertian, Unsur, Fungsi dan Macam Contoh

Secara umum pengertian seni rupa adalah salah satu cabang kesenian yang sangat dikenal oleh masyarakat. Seni rupa sendiri merupakan salah satu karya seni yang mampu menghasilkan karya dalam bentuk dua dimensi maupun tiga dimensi. Perbedaan antara seni rupa dua dimensi dan tiga dimensi terletak pada media dan cara sudut pandang orang menikmati karya tersebut.

Di dalam proses pembuatan seni rupa, terdapat beberapa unsur yang membentuk suatu karya tersebut. Di antaranya adalah titik, garis, bentuk, bidang, tekstur, dan lain sebagainya, sehingga terbentuk suatu karya seni rupa yang bernilai estetik. Seiring berkembangnya jaman, ilmu seni pun juga mengikuti perkembangannya, hingga terdapat beberapa ahli yang terkenal berpendapat akan pengertian seni rupa tersebut.

Definisi Seni Rupa

Setelah mengetahui pengertian seni rupa secara umum sesuai yang telah dijelaskan di atas berikut ini merupakan pengertian seni rupa menurut para ahli.

Haukin

Haukin berpendapat bahwa seni rupa merupakan ekspresi jiwa seseorang yang diimajinasikan pada sebuah bentuk indah yang diungkapkan dan dapat dinikmati oleh orang dalam pertunjukan atau pameran seni.

Coorig Hartong

Lain halnya dengan Coorig Hartong yang merupakan salah seorang seniman perempuan asal Belanda. Ia adalah seorang yang fokus pada seni tari dan berpendapat bahwa seni rupa adalah seni yang menjadi sebuah bentuk untuk pengekspresian diri dan emosi yang dapat dinikmati dan dirasakan oleh banyak orang.

Kottak

Sedang Kottak beranggapan bahwa seni rupa merupakan kualitas diri, hasil ekspresi, hingga alam kehidupan atau segala hal yang melebihi keasliannya serta klasifikasi objek-subjek terhadap kriteria estetis.

Platto dan Rousseau

Plato dan Rousseau juga berpendapat bahwa seni rupa merupakan hasil tiruan alam dan segala isinya.

William A Haviland

Begitu juga dengan William yang berpednapat bahwa seni rupa merupakan keseluruhan sistem yang melibatkan proses penggunaan imajinasi manusia secara kreatif di dalam sebuah kelompok masyarakat dengan kebudayaan tertentu.

Dari beberapa pendapat dari para ahli, maka dapat disimpulkan bahwa seni rupa yaitu suatu bentuk karya seni yang mampu menggambarkan ekspresi seseorang melalui karyanya dan dapat dinikmati oleh banyak orang.

Penjelasan

Seni rupa atau biasa dikenal dengan istilah visual art merupakan karya seni yang berbentuk dan berwujud.

Seni Rupa Boneka
Seni Rupa Boneka

Seiring berkembangnya Zaman, maka dunia kesenian pun juga mengalami dampaknya berupa berbagai perubahan dalam kesenian tersebut. Bicara soal kesenian, tentu tidak akan ada habisnya. Karena karya seni sendiri merupakan bentuk implementasi dari seseorang yang menciptakan dengan segala imajinasi, kisah, keindahan, hati, dan logika ketika membuat suatu karya seni.

Seni rupa merupakan salah satu cabang seni yang menciptakan suatu objek dengan cara dibentuk. Sederhananya, seni rupa merupakan salah satu cabang seni yang mana proses berkaryanya menggunakan media dan dapat dinikmati dengan cara dilihat dan diraba. Seni rupa sendiri bisa berbentuk titik, garis, bidang, bentuk, volume, warna, teksur, pencahayaan yang dikombinasi dengan nilai estetika sebagai patokannya. Seni rupa sendiri terbagi atas tiga bagian yaitu seni rupa tradisional, moden, dan kontemperer.

Seni Rupa Tradisional dan Modern

Seni rupa tadisional merupakan seni rupa yang dibentuk atau diciptakan dengan mengikuti berbagai pola, aturan, dan pakem yang dapat dijadikan sebagai acuan dalam membuat suatu karya seni. Dalam seni rupa tadisional, hasil karyanya dapat dibentuk berulang-ulang selam tidak megubah wujud aslinya. Aturan dalam membuat karya seni rupa yang dimaksud adalah patokan atau acuan ketika membentuk, membuat pola, corak, warna, bahan, dan ukuran. Nah, hingga sekarang masih banyak para seniman yang menghasikan karya seni rupa tradisional, terutama para seniman yang sudah tua.

Berbeda halnya dengan seni rupa modern yang lebih mengutamakan kreativitas, kemasan, dan inovasi baru alias berbeda dari yang lainnya. Maka dapat dikataka bahwa para seniman seni rupa modern peru informasi tekini agar karyanya masih berhubungan dengan apa yang sedang terjadi di sekitar. Selain itu, pakem atau seni rupa tradisional muai digantikan dengan aturan baru pada seni rupa modern.

Karena seni rupa sendiri memiliki beberapa unsur yang perlu kita ketahui dalam membentuk atau menciptakan suatu karya seni rupa. Sesederhana bentuk dalam suatu karya seni rupa, tetap karya tersebut dibentuk dengan memperhatikan beberapa unsur di dalamnya yang disebut sebagai unsur seni rupa.

Unsur Seni Rupa

Perlu diketahui, bahwa kara seni dapat kita nikmati, jika kita mendalami makna yang tersirat dalam karya tersebut. Kita bisa merasakan estetikanya melalui sentuhan makna dan sentuhan artistic.

Titik, garis, bidang, bentuk, ruang, warna, tekstur, gradasi, dan lain sebagainya merupakan beberapa unsur seni rupa yang sangat penting dalam membuat sebuah karya seni rupa. Tentunya kita perlu pandai dalam mengatur atau mencampurkan unsur-unsur tersebut sehingga mebentuk suatu karya seni rupa dengan kombinasi yang sempurna. Inilah yang disebut sebagai prinsip komposisi dalam dunia seni.

Unsur Seni Rupa
Unsur Seni Rupa

Unsur seni rupa memilki kedudukan yang sangan penting dalam membuat sebuah karya seni rupa, baik tradisiona, modern, hingga kontemporer. Bisa dikatakan kalau unsur seni rupa merupakan elemen penting yang mampu digunakan dalam menciptakan suatu karya seni rupa agar dapat dinikmati oleh banyak orang.

Dengan adanya beberapa unsur seni rupa yang digunakan, maka terlahirlah sebuah karya seni rupa yang bisa dinikmati banyak orang. Salah satu contohnya adalah hasil karya lukisan dari seorang peukis. Tentu pelukis tersebut memerlukan beberapa unsur dalam membuat sebuah karya seni rupa juga dikombinasi denan imajinasi dan ekspresi gagasannya pada suatu media, yaitu kanvas. Tentu, para penikmat lukisan akan meraskan nilai estetika pada lukisan tersebut.

1. Titik

Titik merupakan unsur paling dasar dari seni rupa yang berada pada dimensi satu. Oleh karena itu dibutuhkan adanya titik untuk bisa membentuk garis, bentuk, dan juga bidang.

2. Garis

Garis merupakan hasil dari penggabungan unsur titik pada seni rupa. Garis pada seni rupa menjadi goresan atau suatu batasan dari benda, bidang, ruang, tekstur warna, dll. Garis menurut jenisnya adalah garis pendek, garis panjang, garis lengkung, garis horizontal vertikal, garis diagonal, garis berombak, garis putus putus atau patah-patah, spiral dan lain sebagainya. Kesan garis pada seni rupa dapat ditimbulkan oleh adanya variasi macam jenis garis yang digunakan berdasarkan kebudayaan terhadap suatu simbol. Garis berdasarkan wujudnya terdapat dua macam yaitu semu dan nyata. Maksudnya, Garis nyata dihasilkan dari coretan sedangkan garis semu dihasilkan dari adanya perbedaan warna terhadap 2 benda atau lebih.

3. Bidang

Bidang yaitu unsur yang dihasilkan dengan mengabungkan beberapa garis dalam seni rupa. Bidang merupakan dimensi yang ke dua dengan memiliki panjang dan lebar.

4. Bentuk

Bentuk merupakan gabungan dari berbagai bidang yang terbentuk dalam seni rupa. Bentuk terdiri atas 2 jenis yaitu bangun (Shape) dan bentuk plastis (form). Shape atau bangun merupakan sesuatu yang bentuknya berbagai macam seperti persegi, segitiga, ornamental, bulat, tidak teratur dan lain sebagainya. Sedangkan form atau bentuk plastis yaitu bentuk subjektif atau suatu tujuan dari adanya benda tersebut sehingga memiliki nilai seperti contohnya kasur yang berbentuk (shape) persegi panjang dan memiliki unsur nilai (value) sebagai tempat tidur.

5. Ruang

Ruang yaitu unsur seni rupa yang mempunyai 2 sifat. Dalam sebuah karya seni rupa 2 dimensi unsur ruang dapat bersifat semu, namun dalam seni rupa tiga dimensi, ruang memiliki sifat nyata. Maka dari itu dalam karya dua dimensi kesan pada unsur ruang atau kedalaman dapat ditempuh dengan beberapa cara, diantaranya yaitu: melalui penggunaan perspektif, penggambaran gempal, gelap terang, tekstur dan peralihan warna.

6. Warna

Warna membuat suatu ciptaan para seniman lebih terasa hidup dan juga eksresif. Berdasarkan teori warna terhadap cahaya dapat dibagi menjadi tujuh spektrum warna. Salah satu teori yang menyebutkan warna dalam seni rupa yaitu teori warna pigmen.

7. Tekstur

Maksud tekstur sebagai bagian dari unsur seni rupa yaitu keadaan dan sifat permukaan bidang atau permukaan suatu benda pada sebuah karya seni rupa. Terdapat dua jenis tekstur pada seni rupa yaitu nyata dan semu. Pengertian tekstur semu yaitu suatu kesan yang berbeda antara perabaan dan penglihatan terhadap sifat serta keadaan permukaan bidang benda sebuah karya seni rupa. Sedangkan pengertian tekstur nyata yaitu nilai raba yang sama antara rabaan dan penglihatan.

8. Gelap Terang

Gelap terang adalah unsur seni rupa yang bergantung terhadap intensitas cahaya. Semakin besar intensitas cahaya maka akan semakin terang, semakin kecil intensitas cahaya, maka akan semakin gelap. Dalam karya seni rupa dua dimensi, unsur gelap terang dibuat berdasarkan gradiensi dan pemilihan warna yang ada.

Fungsi Seni Rupa

Tentu segala hal yang tercipta di dunia ini memiliki manfaat dan fungsinya masing-masing. Begitu juga dengan seni rupa yang memiliki fungsinya. Fungsi seni rupa sendiri terbagi atas dua fungsi yaitu fungsi individu dan fungsi sosial.

Seni Rupa 3 Dimensi
Seni Rupa Vas Bunga Ukir

Fungsi Individu

Dikatakan sebagai fungsi individu, karena karya seni rupa dapat memuaskan diri sendiri, yaitu dari segi si pembuat karya tersebut. Dengan kata lain, ketika seseorang berhasil membuat sebuah karya seni rupa, maka dia berhasil dan mampu mengekspresikan dirinya sebagai bentuk pemuasan batinnya. Tentu bisa dikatakan bahwa karyanya dapat memngekspresikan sang pengarang yang membuat karya seni rupa tersebut. Entah itu ekspresi senang, sedih, dan sebagainya.

Fungsi Sosial

Lain halnya dengan fungsi sosial pada seni rupa. Seni rupa memiliki fungsi sosial yang dimaksud adalah bahwa seni rupa mampu memberikan kepuasan banyak orang. Bisa dikatakan kebalikan dari fungsi individu. Contohnya, ketika kita membuat sebuah karya seni rupa, dan karya kita dilihat dan dinikmati banyak orang. Tentu hal ini mampu membawa kepuasan pada orang lain, bahwa mereka telah menikmati karya seni rupa kita.

Nah, itulah penjelasan tentang pengertian menurut ahli dan fungsi seni rupa. Kesimpulannya, bahwa kesenian itu sangatlah beragam. Salah satunya adalah seni rupa yang mampu mengekspresikan, memuaskan, dan menggambarkan diri kita juga orang lain.

Macam Contoh Jenis Seni Rupa

Mengingat bahwa seni rupa digolongkan menjadi empat jenis yaitu seni rupa 2 dimensi, 3 dimensi, terapan, dan murni. Maka kita akan memberikan contoh dari masing-masing jenis seni rupa berikut ini.

Mungkin sebagian dari kamu pernah mengunjungi sebuah pameran seni rupa yang banyak sekali karya seni rupa terpajang untuk kita nikmati. Dengan melihat pemandangan karya-karya tersebut, membuat mata kita terpukau akan karya tersebut.

a. Contoh Seni Rupa 2 Dimensi

Seni rupa 2 dimensi adalah suatu karya seni rupa yang hanya dinikmati dari 2 sisi saja yaitu panjang dan lebar. Sehingga, dalam karya seni rupa tersebut tidak ada ruang atau unsur ketebalannya.

Pangeran Diponegoro
Seni Rupa Lukisan Diponegoro
1. Lukisan

Lukisan baik di atas kertas maupun kanvas merupakan contoh seni rupa 2 dimensi yang bisa kita nikmati. Umumnya, seni rupa lukisan di atas kertas berupa sketsa dari goresan-gorean pensil atau arsiran. Sedangkan dengan kanvas sebagai medianya umumnya menggunakan cat, kiuas lukis, pisau palet, dan peralatan lukis lainnya. Seperti pengertian di atas, bahwa seni rupa lukisan tergolong sebagai seni rupa 2 dimensi karena hanya bisa dinikmati dari 2 sisi saja dan tidak memiliki ruang di dalamnya.

2. Fotografi

Ya, siapa bilang seorang fotografer tidak tergolong sebagai seniman. Mereka bisa disebut sebagai seniman karena juga menghasilkan karya seni rupa 2 dimensi. Di mana fotografi merupakan hasil dari pengambilan gambar dengan menggunakan cahaya.

3. Batik

Batik adalah seni lukis yang dilakukan di atas kain. Sama halnya dengan seni rupa lukisan, namun perbedaannya terletak pada medianya, yang mana batik menggunakan kain sebagai medianya. Dengan bahan lilin atau malam sebagai pelindung dari lukisan batik tersebut agar tahan lama alias awet.

b. Contoh Seni Rupa 3 Dimensi

Tentu kita semua tahu bahwa seni rupa 3 dimensi adalah karya seni rupa yang dapat dinikmati lebih dari 2 sisi yang juga memiliki ruang dan volume.

Patung Diponegoro
Seni Rupa Patung Diponegoro
1. Patung

Patung atau arca merupakan salah satu contoh seni rupa 3 dimensi yang dibentuk menjadi sebuah bentuk. Entah manusia, hewan, atau bentuk lainnya.

2. Vas Bunga

Vas bunga pun juga tergolong dalam karya seni rupa 3 dimensi, karena proses pembuatannya dibutuhkan tangan seni alias keahlian seni untuk membentuk lekukan pada vas bunga tersebut.
Mebel

Yang tergolong ke dalam mebel seperti meja, kursi, dan lainnya. Bahwa benda-benda tersebut pun disebut karya seni rupa karena tergolong benda yang dibuat dari proses seni.

c. Contoh Seni Rupa Terapan

Seni rupa terapan merupakan salah satu karya seni rupa yang bisa digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Berikut ini adalah contoh seni rupa terapan yang bisa kita ketahui.

1. Arsitektur

Bahwa karya hasil dari arsitektur bisa dikatakan sebagai bentuk atau contoh seni rupa terapan yang mana hasilnya dapat kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari. Seperti meja, kursi, rumah, dekorasi ruang, dan lain sebagainya.

2. Pakaian

Sebenarnya batik pun juga tergolong ke dalam seni rupa terapan. Di mana batik batik atau pakaian yang modis dengan nilai estetika yang tinggi mampu memasukan pakaian ke dalam contoh seni rupa terapan

d. Contoh Seni Rupa Murni

Beda halnya dengan seni rupa murni yang mana karya seni rupa tidak bisa kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari. Karena seni rupa murni tidak memikirkan fungsinya.

Patung

Patung merupakan salah satu contoh karya seni rupa murni yang juga merupakan contoh seni rupa 3 dimensi. Di mana patung memang tidak dipikirkan fungsinya, namun lebih mengutamakan nilai keindahannya.