Hukum Termodinamika
No ratings yet.

Halo sobat pintar, jumpa lagi dengan kita yang akan membahas Hukum Termodinamika 1, 2, dan 3. Tapi, sebelum kita membahas isi dari hukum Termodinamika, sebaiknya kita bahas terlebih dahulu apa itu Termodinamika.

Termodinamika diambil dari istilah ‘Thermos’ yang berarti ‘Panas’ dan ‘Dynamic’ yang artinya ‘Gerak atau Perubahan’. Jika dijabarkan ke dalam bahasa Indonesia, maka Termodinamika merupakan salah satu cabang ilmu Fisika yang membahas mengenai panas, temperature, dan hubungan antara energi dan gerak.

Sehingga, bisa dikatakan bahwa Termodinamika akan mempelajari tentang bagaimana energi panas bisa mengalir dari satu benda ke benda lainnya. Di mana kita mempelajari dan mencari tahu bagaimana proses aliran energi tersebut, juga apa yang akan terjadi alias apa yang dihasilkan dari perpindahan energi tersebut.

Nah, kita akan mengetahui semua itu melalui persamaan-persamaan dan hukum-hukum dalam Termodinamika yang disebut Hukum Termodinamika. Di mana dalam hukum Termodinamika akan bersinggungan dengan suhu, kalor, energi, tekanan, dan isi atau volume.

Hukum Termodinamika

Hukum Termodinamika dalam ilmu Fisika terdapat 3 hukum, yang mana akan dijelaskan sebagai berikut. Di bawah ini merupakan macam macam hukum Termodinamika dengan penjelasan lengkapnya :

Hukum Termodinamika 1

Hukum Termodinamika 1 berbunyi,

“Energi tidak dapat diciptakan ataupun dimusnahkan, melainkan hanya bisa diubah bentuknya saja”

Sederhananya, hukum Termodinamika 1 mengatakan bahwa energi itu hanya bisa berubah bentuk tanpa bisa diciptakan ataupun dimusnahkan. Adapun persamaan atau rumus dalam Hukum Termodinamika 1 adalah sebagai berikut:
Q = W + ∆U

Di mana Q adalah panas atau kalor yang dilepas ataupun diterima dengan nilai satuan Joule (J). Jika panas diterima maka nilainya (+), sebaliknya jika panas dilepas maka nilainya (-). Untuk W adalah energi atau usaha yang bernilai satuan Joule (J), sedangkan ∆U adalah perubahan energi yang nilai satuannya juga Joule (J).

Dari penjelasan di atas, maka kita bisa menyimpulkan bahwa semua panas yang dilepas maupun diterima oleh suatu benda akan dijadikan energi yang ditambahkan dengan menggunakan perubahan energi yang terjadi.

Hukum Termodinamika 2

Selanjutnya yaitu Hukum Termodinamika 2, yang mana hukum ini menjelakan kondisi alami dari alurnya kalor pada suatu objek dengan sistem yang ada. Hukum ini berbunyi,

“Kalor mengalir secara alami dari benda yang panas ke benda yang dingin, kalor tidak akan mengalir secara spontan dari benda dingin ke benda panas tanpa dilakukan usaha”

Hukum Termodinamika 3

Lalu, bagaimana dengan Hukum Termodinamika 3? Hukum ini berbunyi sebagai berikut;

“Entropi dari suatu Kristal sempurna pada absolute nol adalah sama dengan nol.”

Nah, itulah ketiga Hukum Termodinamika yang perlu kita ketahui sebagai wawasan tentang ilmu pengetahuan alam, khususnya ilmu Fisika. Namun, ada hal yang juga perlu kita ketahui, yang mungkin masih jarang orang yang mengetahuinya. Yaitu Hukum Termodinamika 0.

Hukum Termodinamika 0 ini membahas tentang kesetimbangan termal secara umum atau universal. Artinya, bahwa zat atau materi apapun pada suatu benda akan mempunyai kesetimbangan termal yang sama ketika disatukan.

Hukum Termodinamika 0 ini berbunyi,

“Jika dua sistem berada dalam kesetimbangan termal dengan sistem ketiga, maka mereka berada dalam kesetimbangan termal satu sama lain”.

Bagaimana? Sudah mengetahui tentang hukum termodinamika? Kamu bisa mengetahui tentang segala ilmu pengetahuan alam dan umum dengan berlangganan artikel dari situs ini. Selamat belajar dan mengetahui pengetahuan alam.

Please rate this



Contact Us!

Terimakasih sudah mengunjungi situs kami. Apakah artikel ini perlu tambahan penjelasan? Jika terdapat kesalahan penulisan pada artikel atau link rusak, menampilkan iklan tidak pantas dan masalah lainnya, mohon laporkan kepada Admin Web (Pastikan memberitahukan link Artikel yang dimaksud). Atau bagi anda yang ingin memberikan kritik dan saran silahkan kirimkan pesan melalui kontak form dibawah ini.